Syariat Islam Tidak Bikin Orang Susah Tambah Susah

Diriwayatkan bahwa baginda Rasulullah SAW. suatu hari sedang menempuh perjalanan di bulan Ramadhan.  Di tengah jalan beliau menjumpai seorang lelaki yang sedang berteduh di bawah sebuah pohon sambil menuangkan air pada tubuhnya. Maka beliau bersabda: “Mengapa orang ini?”

Para sahabat menjawab: “Orang itu sedang berpuasa”.

Maka baginda Rasulullah SAW. ber-sabda: ”Tidak dianggap kebaikan orang yang berpuasa saat bepergian”.

Sungguh pernyataan Rasulullah SAW. di atas merupakan bentuk keringanan (rukhshah) bagi orang yang sedang beper-gian untuk tidak berpuasa. Sebagaimana firman Allah SWT: ”…maka jika di antara kalian ada yang sakit atau dalam per-jalanan (lalu dia berbuka), maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang dia tinggalkan itu pada hari-hari yang lain” (QS. Al Baqarah 184).

Tentang bolehnya orang yang beper-gian jauh (lebih dari jarak safar) untuk tidak berpuasa diperjelas dalam hadits Rasulullah SAW: ”Jika mau maka berpuasalah, dan jika kamu mau maka berbukalah”.   Lanjutkan membaca “Syariat Islam Tidak Bikin Orang Susah Tambah Susah”

Iklan