<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Onomist's Blog</title>
	<atom:link href="http://onomist.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://onomist.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Aug 2011 02:52:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='onomist.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Onomist's Blog</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://onomist.wordpress.com/osd.xml" title="Onomist&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://onomist.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>DEMOKRASI : ILUSI DAN KUFUR!</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2011/08/03/demokrasi-ilusi-dan-kufur/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2011/08/03/demokrasi-ilusi-dan-kufur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 02:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=826</guid>
		<description><![CDATA[Wawancara dengan : Muhammad Ismail Yusanto, Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Kisruh yang sedang dipertontonkan Partai Demokrat adalah bukti teranyar bahwa kedaulatan rakyat hanyalah ilusi. Bagaimana dengan jargon demokrasi lainnya seperti suara rakyat suara tuhan? Demokrasi menjamin persamaan di depan hukum? Demokrasi menjamin kebebasan? Demokrasi menjamin kesejahteraan untuk semua? Temukan Jawabannya dalam wawancara wartawan Tabloid [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=826&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#339966;">Wawancara dengan :<br /> Muhammad Ismail Yusanto,<br /> Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Kisruh yang sedang dipertontonkan Partai Demokrat adalah bukti teranyar bahwa kedaulatan rakyat hanyalah ilusi. Bagaimana dengan jargon demokrasi lainnya seperti suara rakyat suara tuhan? Demokrasi menjamin persamaan di depan hukum? Demokrasi menjamin kebebasan? Demokrasi menjamin kesejahteraan untuk semua? Temukan Jawabannya dalam wawancara wartawan Tabloid Media Umat Joko Prasetyo dengan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail.Yusanto, berikut petikannya :</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Apa yang terbayang di benak Anda ketika Nazaruddin menyatakan bahwa &#8220;siapa bilang saat itu yang menang demokrasi, yang menang duit&#8221;?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Pernyataan ini mengonfirmasikan apa yang selama ini kita yakini, bahwa di negara kita saat ini memang tengah berlangsung politik transaksional. Yaitu pertukaran atau imbal balik antara jabatan politik dan keputusan-keputusan politik dengan uang.</span><br /><span style="color:#339966;"> Dan hal itu ternyata terjadi juga di tubuh partai Partai Demokrat, yang dalam kampanyenya dulu mengusung slogan &#8220;Katakan Tidak Pada Korupsi&#8221; Dukungan untuk Ketua Umum Partai Demokrat pada kongres lalu ternyata diberikan oleh cabang-cabang dengan imbalan sejumlah uang. Jadi betul kata Nazar, pemenangnya adalah duit. Siapa saja yang mampu menebar fulus dialah yang bisa meraih kuasa dengan mulus.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Apakah money politics tersebut merupakan kasuistik atau memang inheren dalam sistem demokrasi?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Bila politik transaksional hanya terjadi di satu partai, mungkin benar itu disebut hanya bersifat kasuistik. Tapi faktanya itu terjadi di semua partai. Bahkan juga terjadi di tubuh pemerintahan.</span><br /><span style="color:#339966;"> Baik di pusat maupun di daerah, di level legislatif dalam bentuk peraturan perundangan maupun di level eksekutif berupa kebijakan pimpinan pemerintahan, dan di level yudikatif berupa putusan-putusan pengadilan. Semua bisa dibeli dengan uang.</span><br /><span style="color:#339966;"> Memang ada satu dua kepala daerah seperti Walikota Solo Joko Widodo, yang dalam Pilkada lalu bisa menang lebih dari 90 persen suara nyaris tanpa mengeluarkan uang karena ia tidak melakukan kampanye apa-apa.</span><br /><span style="color:#339966;"> Rekam jejak dialah yang membuat rakyat Solo memilihnya kembali menjadi walikota untuk kedua kali. Tapi ini adalah perkecualian. Umumnya pilkada penuh dengan lumuran fulus. Jadi, money politics itu inheren (tak terpisahkan) dalam sistem demokrasi.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Apa bahayanya?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Bahaya paling besar tentu saja adalah berkuasanya kekuatan modal. Dukungan politik, putusan dan kebijakan politik, termasuk putusan pengadilan menjadi tidak bisa berjalan secara obyektif. Semua tergantung ada uangnya atau tidak.</span><br /><span style="color:#339966;"> Bila ini dibiarkan, nantinya akan terjadi yang duduk di tampuk pemerintahan adalah mereka yang memiliki modal besar atau orang yang didukung para pemilik modal. Dan ketika memimpin, ia akan lebih berpihak kepada pemilik modal. Kepentingan rakyat dan kebenaran makin tersisih.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Andai sistem demokrasi diterapkan sedemikian rupa sehingga tidak ada lagi money politics, yang mau coba-coba juga langsung ditindak tegas, apakah Anda setuju dengan demokrasi seperti itu?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Tetap tidak setuju.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Mengapa?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Money politics atau politik transaksional hanyalah salah satu implikasi atau konsekuensi buruk dari demokrasi, tapi penolakan kita bukan hanya didasarkan pada hal itu. Masih ada soal lain yang lebih penting, yakni kenyataan bahwa demokrasi itu meminggirkan kedaulatan Tuhan.</span><br /><span style="color:#339966;"> Allah SWT yang semestinya menjadi satu-satunya pihak yang berhak menetapkan hukum, menentukan baik dan buruk serta benar dan salah, telah digeser oleh kedaulatan (wakil) rakyat.</span><br /><span style="color:#339966;"> Kalaupun pada beberapa hal, para wakil rakyat itu mengambil hukum Allah SWT (syariah), tetap saja tidak mengubah fakta mengenai pengabaikan terhadap kedaulatan Allah SWT itu, karena mereka mengambil syariah bukan sebagai satu-satunya pilihan, tapi sekadar sebagai salah satu alternatif sumber hukum dalam proses legislasi.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Jadi masalah pokok penolakan terhadap demokrasi itu terletak pada siapa yang berdaulat?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Ya, persis.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Meski pengusung demokrasi menyatakan kedaulatan di tangan rakyat, tapi faktanya</span><br /><span style="color:#339966;"> sejak demokrasi dicetuskan hingga kini, apakah pernah rakyat benar-benar berdaulat?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Kita lihat saja negeri ini. Bila rakyat berdaulat diartikan hak rakyat untuk memilih pemimpin, di masa Orde Baru (wakil) rakyat memilih berdasar paksaan dan rekayasa. Di masa Orde Lama, Presiden Soekarno bahkan bukan dipilih oleh rakyat tapi oleh sebuah panitia kecil.</span><br /><span style="color:#339966;"> Di era reformasi agak mending, rakyat bisa memilih secara langsung.Tapi calon yang harus dipilih, ternyata adalah figur-figur yang tidak lepas dari praktek money politics. Walhasil, meski rakyat yang memilih, pemenangnya tetap saja adalah pemilik modal juga karena merekalah yang memungkinkan sang calon maju dalam pemilihan.</span><br /><span style="color:#339966;"> Sedangkan bila kedaulatan rakyat diartikan rakyat berhak menetapkan peraturan perundang-undangan, faktanya sangat banyak peraturan perundangan yang justru merugikan rakyat. Contohnya, UU Nomer 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang saat ini tengah diuji materi oleh MK.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Berarti &#8220;demokrasi = kedaulatan rakyat&#8221; itu hanya ilusi?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Ya, hanya ilusi.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Kalau suara rakyat suara tuhan?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Apalagi ini. Ini kredo yang lebih ilutif. Ngawur. Mana ada suara rakyat suara Tuhan. Dalam perspektif tauhid, malah bisa jatuh syirik karena menyamakan pendapat makhluq dengan Khaliq.</span><br /><span style="color:#339966;"> Dari segi fakta, dalam sistem demokrasi justru banyak sekali lahir peraturan perundangan-undangan atau keputusan politik yang bertentangan dengan ketentuan Tuhan. Ambil contoh, legalisasi UU Perbankan yang berbasis riba. Tuhan yang mana yang dimaksud oleh mayoritas penduduk negeri ini yang Muslim itu bila bukan Allah SWT?</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Kalau demokrasi menjamin persamaan di depan hukum?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Memang teorinya, dalam demokrasi ada equality before the law (persamaan di muka hukum). Tapi faktanya, justru dalam demokrasi ada mekanisme mekanisme yang membuat persamaan itu tidak terjadi.</span><br /><span style="color:#339966;"> Ambil contoh, terhadap rakyat yang diduga melakukan kejahatan, aparat penegak hukum boleh langsung menangkap. Bahkan terduga teroris boleh langsung ditembak. Tapi kalau pejabat negara, bupati, walikota, gubernur, menteri atau anggota DPR, harus ada persetujuan Presiden lebih dulu. Akibatnya, pelaku kejahatan dari kalangan pejabat tidak bisa ditindak dengan cepat.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Demokrasi menjamin kebebasan?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Mungkin benar demokrasi menjamin kebebasan, tapi kebebasan di sini lebih banyak terkait perilaku. Sementara bila sudah menyangkut gagasan, pemikiran dan cita-cita, tidak ada lagi kebebasan itu.</span><br /><span style="color:#339966;"> Buktinya, di banyak negara yang ngaku demokrasi, pejuang syariah dan khilafah mendapat penindasan luar biasa. Bahkan sekarang ini di negara Barat umat Islam juga tengah mengalami tekanan. Mereka dilarang memakai purdah atau niqab.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Demokrasi menjamin kesejahteraan buat semua?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Teorinya, demokrasi menjamin pula persamaan dalam akses ekonomi. Tapi faktanya, para pemilik modal dan mereka yang dekat kepada penguasalah yang paling banyak mendapatkan pembagian kue ekonomi. Akibatnya, yang kaya semakin kaya, sementara kebanyakan rakyat makin tersisih. Terjadilah apa yang disebut ketimpangan kesejahteraan (wealth inequality).</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Kalau begitu, berlebihankah bila disimpulkan bahwa demokrasi sebagai sistem ilusif dan kufur?</span><br /><span style="color:#339966;"> &gt;&gt; Ya sangat ilusif. Dan karena sejak dari asasnya yang sekuleristik, tolok ukurnya yang bukan lagi halal dan haram, hingga implikasi buruknya sangat bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam, maka tepat sekali demokrasi disebut sistem kufur. Justru sebaliknya sangat berlebihan bila dikatakan demokrasi itu sesuai dengan ajaran Islam.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/826/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=826&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2011/08/03/demokrasi-ilusi-dan-kufur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan: Raihlah Ketakwaan Hakiki, Bukan Ketakwaan Semu!</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2011/07/29/ramadhan-raihlah-ketakwaan-hakiki-bukan-ketakwaan-semu/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2011/07/29/ramadhan-raihlah-ketakwaan-hakiki-bukan-ketakwaan-semu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 04:34:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=823</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan. Ramadhan adalah bulan agung. Kedatangannya perlu disambut dengan penuh kegembiraan dan penghormatan yang agung pula. Allah SWT menegaskan bahwa pada bulan Ramadhanlah al-Quran yang Mulia diturunkan (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 185). Di bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar (QS al-Qadar [97]: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=823&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#339966;">Sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan. Ramadhan adalah bulan agung. Kedatangannya perlu disambut dengan penuh kegembiraan dan penghormatan yang agung pula. Allah SWT menegaskan bahwa pada bulan Ramadhanlah al-Quran yang Mulia diturunkan (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 185). Di bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar (QS al-Qadar [97]: 1). Di bulan ini pula Allah SWT melimpahkan pahala yang berlipat ganda hingga puluhan, ratusan kali lipat, bahkan hingga jumlah yang Allah kehendaki untuk setiap amal salih dibandingkan dengan di bulan-bulan lain. Rasulullah saw. juga bersabda:</span></p>
<p dir="rtl"><span style="color:#339966;"><strong>«قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانَ شَهْرٌ مَبَارَكٌ اِفْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ الجَنَّةِ وَ تُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الجَحِيْمِ وَ تُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرُ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ»</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;"><em>Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian shaum di dalamnya. Di bulan itu pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di bulan itu terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan</em> <strong>(HR an-Nasa’i dan al-Baihaqi).<span id="more-823"></span></strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Layaknya kedatangan ‘tamu agung’, seorang Muslim yang cerdas tentu akan melakukan persiapan yang optimal-dengan mempersiapkan bekal iman, ilmu maupun amal shalih-untuk menyambutnya. Tentu amat mengherankan jika kedatangan sesuatu yang agung hanya disambut dengan persiapan ala kadarnya, dengan sambutan biasa-biasa saja, tanpa ekspresi kegembiraan sama sekali.</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Puasa di Tengah Himpitan Banyak Persoalan</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Namun sayang, ibadah shaum Ramadhan yang dilaksanakan kaum Muslim, hingga Ramadhan tahun ini, belum beranjak dari kungkungan banyak persoalan (persoalan ekonomi, pendidikan, politik, pemerintahan, dll) yang sering merampas kegembiraan kaum Muslim dalam menyambut sekaligus mengisi bulan Ramadhan.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Di bidang ekonomi, saat ini masyarakat dibebani kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya beras. Selain karena permintaan yang meningkat menjelang Ramadhan, serangan hama, buruknya tata niaga dan insfrastuktur distribusi dan aksi spekulan; kenaikan tersebut utamanya disebabkan oleh kegagalan kebijakan Pemerintah di bidang pertanian. Dengan kebijakan Pemerintah saat ini, petani menanggung lebih dari 71% biaya produksi (<em>Kompas</em>, 26/7/2011). Dengan biaya produksi amat tinggi, wajar jika harga jual beras di pasaran pun sangat tinggi. Ujung-ujungnya, yang susah adalah rakyat secara umum.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Di sisi lain, wacana kenaikan BBM terus digulirkan. Boleh jadi, setelah Lebaran, kenaikan BBM sangat mungkin direalisaikan mengingat Pemerintah memang telah menjadikan pengurangan subsidi (khususnya BBM dan Listrik) sebagai bagian dari kebijakan ekonominya yang pro pasar (liberal). Wapres Boediono mengatakan, “Sedang digarap Menko Perekonomian rencana tiga tahun ke depan, akan ada pengurangan subsidi BBM dan listrik secara bertahap.” (<em>Republika</em>, 26/7/2011).</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Di bidang pendidikan, persoalannya tak kalah menyakitkan. Di jenjang pendidikan tinggi, perguruan tinggi rata-rata memasang ‘tarif’ biaya masuk jutaan hingga ratusan juta rupiah. Inilah negeri dimana selain orang kaya “dilarang” bersekolah tinggi. Di tingkat pendidikan dasar dan menengah kondisinya tak jauh berbeda. Meski ada uang BOS, banyak orangtua siswa yang tidak bisa membelikan untuk anaknya yang duduk di SD/SMP buku, seragam sekolah, iuran bulanan, apalagi uang pangkal. Tidak aneh jika tahun ini saja 4,7 juta siswa SD dan SMP yang tergolong miskin terancam putus sekolah (lihat, <em>Republika</em>, 26/7/2011).</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Di bidang politik, korupsi tetap menjadi isu dominan. Terakhir adalah kasus Nazaruddin yang notabene petinggi partai berkuasa, Partai Demokrat. Kasus Nazaruddin hanyalah puncak dari tumpukan kasus korupsi yang melibatkan para pejabat dan wakil rakyat di negeri ini. Ketua KPK Busyro Muqodas mengatakan bahwa saat ini ada 158 pejabat (150 pejabat daerah dan 8 gubernur) yang tersangkut berbagai masalah, dan kini menunggu izin dari Presiden untuk diperiksa KPK (Repulika.co.id, 6/5). Fungsional Humas KPK Irsyad Prakarsa juga menyatakan bahwa selama 2011 ini saja KPK berhasil menjerat 20 kepala daerah baik gubernur, bupati atau walikota yang terlibat korupsi (metrotvnews.com, 16/7).</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Di bidang pemerintahan, alokasi APBN dari dulu tidak berubah. Yaitu 60% untuk biaya rutin seperti gaji pegawai, pejabat negara, pejabat pemerintah, perjalanan, ATK, perkantoran, dsb; 20% untuk nyicil hutang dan bunganya; dan 20 % untuk pembangunan. APBD pun tak berbeda. APBD 2011 rata-rata paling besar untuk gaji pegawai. Sebanyak 124 dari 526 kabupaten/kota anggaran belanja pegawai di atas 60% sementara belanja modalnya hanya 1-15 %. (lihat, Republika, 5/7).</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Islam atau Sekularisme?</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Semua itu hanyalah secuil masalah yang membelit bangsa ini. Sudah berkali-kali ditegaskan, bahwa pangkal dari semua persoalan yang membelit bangsa ini tidak lain adalah sekularisme, yakni pengabaian agama (Islam) dalam mengatur kehidupan masyarakat. Pemerintah <em>keukeuh </em>menjadikan sekularisme sebagai asas untuk mengelola negeri ini. Padahal sekularismelah yang melahirkan sistem Kapitalisme-liberal yang diterapkan oleh negara saat ini, yang justru menjadi biang segala persoalan yang membelit bangsa ini. Sebaliknya, hingga saat ini, Pemerintah tetap enggan menerapkan syariah Islam secara <em>kaffah</em> untuk mengelola negeri ini. Maka dari itu, wajarlah jika negeri ini tidak pernah lepas dari kungkungan kesempitan hidup dalam berbagai aspeknya, karena akar persoalannya-yakni sekularisme-tetap dipelihara dengan baik. Mahabenar Allah SWT yang berfirman:</span></p>
<p dir="rtl"><span style="color:#339966;">وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ ﴿١٢٤﴾</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><em>Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku (al-Quran), bagi dia kehidupan yang sempit, dan dia akan dibangkitkan pada Hari Kiamat nanti dalam keadaan buta</em> <strong>(TQS Thaha [20]: 124).</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Sejatinya sekularisme itu sudah sejak lama seharusnya dicampakkan. Sebaliknya, sudah sejak lama pula seharusnya diterapkan hukum-hukum syariah yang pasti akan mendatangkan keberkahan bagi bangsa ini. Apalagi penerapan hukum-hukum Allah SWT merupakan bukti nyata ketakwaan. Itu jika umat terutama penguasa negeri ini percaya dan yakin dengan firman Allah SWT:</span></p>
<p dir="rtl"><span style="color:#339966;">وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿٩٦﴾</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><em>Jika saja penduduk negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan bagi mereka pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi</em>. <em>Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami).</em> <em>Karena itu, Kami menyiksa mereka akibat perilaku yang mereka lakukan itu.</em> <strong>(TQS al-A’raf [7]: 96).</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Puasa dan Takwa</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ibadah puasa Ramadhan ini pada akhirnya memang diharapkan dapat mewujudkan ketakwaaan pada diri setiap Muslim:</span></p>
<p dir="rtl"><span style="color:#339966;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿١٨٣﴾</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><em>Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa</em> <strong>(TQS al-Baqarah [2]: 183).</strong></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#339966;">Menurut al-Jazairi, frasa “agar kalian bertakwa”<em> </em>bermakna: <em>agar dengan shaum itu Allah SWT mempersiapkan kalian untuk bisa menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya</em> (Al-Jazairi, I/80).</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Jika ‘buah’ dari puasa adalah takwa, tentu idealnya kaum Muslim menjadi orang-orang yang taat kepada Allah SWT tidak hanya pada bulan Ramadhan saja; juga tidak hanya dalam tataran ritual dan individual semata. Ketakwaan kaum Muslim sejatinya terlihat juga di luar bulan Ramadhan sepanjang tahun, juga dalam seluruh aspek kehidupan mereka.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Sayang, faktanya yang terjadi malah sebaliknya. Setelah Ramadhan, sekularisme (pengabaian agama [syariah Islam] dari kehidupan) tetap mendominasi kehidupan kaum Muslim. Setelah Ramadhan, tak ada dorongan dari kebanyakan kaum Muslim, khususnya para penguasanya, untuk bersegera menegakkan hukum-hukum Allah SWT secara formal dalam segala aspek kehidupan melalui institusi negara. Bahkan di antara mereka ada yang tetap dalam keyakinannya, bahwa hukum-hukum Islam tidak perlu dilembagakan dalam negara, yang penting subtansinya. Anehnya, pemahaman seperti ini juga menjadi keyakinan sebagian tokoh-tokoh umat Islam. Keyakinan semacam ini hanya menunjukkan satu hal: mereka seolah ridha dengan hukum-hukum sekular yang ada (yang nyata-nyata kufur) dan seperti keberatan jika hukum-hukum Islam diterapkan secara total oleh negara dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Padahal Allah SWT tegas menyatakan bahwa siapapun yang berhukum dengan selain hukum Allah SWT bisa bertatus kafir, zalim atau fasik (Lihat: QS al-Maidah [5]: 44, 45, 47).</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Karena itu, agar kita tidak termasuk golongan orang-orang kafir, zalim atau fasik maka tentu kita harus segera menegakkan semua hukum-hukum Allah SWT melalui institusi negara. Sebab, hanya melalui institusi negaralah hukum-hukum Islam dalam seluruh aspek-ekonomi, politik, pemerintahan, pendidikan, peradilan, keamanan, dll-dapat benar-benar ditegakkan.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Karena itu pula, hendaknya seluruh kaum Muslim, khususnya di negeri ini, menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum untuk segera mengubur sekularisme, kemudian menggantinya dengan menerapkan syariah Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan melalui institusi negara, yakni Khilafah <em>ar-Rasyidah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah</em>. Itulah wujud ketakwaan hakiki. Itulah yang menunjukkan bahwa kita benar-benar sukses menjalani puasa sepanjang bulan Ramadhan. Itu pula yang menunjukkan bahwa kita adalah Muslim yang cerdas!</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><em>WalLâhu a’lam bi ash-shawâb.</em> <strong>[]</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/823/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/823/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/823/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/823/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/823/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/823/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/823/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/823/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/823/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/823/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/823/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/823/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/823/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/823/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=823&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2011/07/29/ramadhan-raihlah-ketakwaan-hakiki-bukan-ketakwaan-semu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Install Ulang Windows XP Tanpa Format</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2011/03/11/install-ulang-windows-xp-tanpa-format/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2011/03/11/install-ulang-windows-xp-tanpa-format/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 06:38:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=820</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda menginstall ulang windows tanpa harus melakukan format hard disk (tanpa me-repair) dan tanpa harus menginstall ulang kembali driver dan aplikasi yang sudah ada ? Jika belum silahkan lanjut untuk membaca artikel ini. Menginstal ulang Komputer merupakan pekerjaan yang cukup membosankan dan menyita waktu kita. Karena setelah menginstall OS windowsnya kita harus menginstall kembali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=820&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="font-size:13px;font-weight:normal;"><img title="install-xp" src="http://www.belajarpc.info/wp-content/uploads/2010/12/installxp.jpg" border="0" alt="install-xp" width="200" height="150" /></span></h3>
<div>
Pernahkah  anda menginstall ulang windows tanpa harus melakukan format  hard disk  (tanpa me-repair) dan tanpa harus menginstall ulang kembali  driver dan  aplikasi yang sudah ada ? Jika belum silahkan lanjut untuk  membaca  artikel ini.</p>
<div>
<div>Menginstal  ulang Komputer  merupakan pekerjaan yang cukup membosankan dan menyita  waktu kita.  Karena setelah menginstall OS windowsnya kita harus  menginstall kembali  semua driver, semua aplikasi dan juga harus  menyelamatkan datanya  terlebih dahulu, serta mensetting kembali  windows.</div>
</div>
<p>Penasaran dengan cara ini? Berikut Langkah-langkahnya :<br />
<span id="more-820"></span><br />
1. Masukkan Master CD Instalasi Windows kedalam CD ROM</p>
<p>2. Melalui <strong>RUN</strong>, Cari lokasi file “winnt32” yang berada didalam folder i386 di CD Instalasi. Jika sudah ketemu, klik Open</p>
<p><img title="install-xp-01" src="http://www.belajarpc.info/wp-content/uploads/2010/12/installxp01.png" border="0" alt="install-xp-01" width="347" height="186" /></p>
<p>3. Kemudian tambahkan baris perintah dibelakangnya, sehingga   perintahnya menjadi seperti dibawah ini (asumsi CD Drive anda pada drive   G :<br />
G:\I386\winnt32 <strong>/unattend</strong><br />
<img title="install-xp-02" src="http://www.belajarpc.info/wp-content/uploads/2010/12/installxp02.png" border="0" alt="install-xp-02" width="347" height="186" /><br />
lalu tekan enter atau OK.</p>
<p>4. Secara otomatis Windows langsung menampilkan layar proses, kemudian akan merestart sendiri Komputer anda.</p>
<p>5. Biarkan saja proses berlangsung hingga selesai. Anda tidak akan perlu repot lagi untuk menginstall driver dan aplikasi.</p>
<p>Selamat Mencoba <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>sumber:belajarpc.info </em></div>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/820/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=820&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2011/03/11/install-ulang-windows-xp-tanpa-format/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.belajarpc.info/wp-content/uploads/2010/12/installxp.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">install-xp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.belajarpc.info/wp-content/uploads/2010/12/installxp01.png" medium="image">
			<media:title type="html">install-xp-01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.belajarpc.info/wp-content/uploads/2010/12/installxp02.png" medium="image">
			<media:title type="html">install-xp-02</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APAKAH HUBUNGAN ANTARA BILL GATES &#8211; THE MATRIX &#8211; AVATAR DAN MR. PRESIDEN</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2011/02/21/apakah-hubungan-antara-bill-gates-the-matrix-avatar-dan-mr-presiden/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2011/02/21/apakah-hubungan-antara-bill-gates-the-matrix-avatar-dan-mr-presiden/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 19:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[Kenali Musuhmu- Tsun Zu (dengan mencantumkan foto Presiden saya di sini bukan berarti SBY adalah musuh yg saya maksud, saya hanya ingin menjelaskan bagaimana saat ini negara kita tercinta, Indonesia benar-benar menjadi boneka Amerika Serikat, dan Presidennya tak lagi memiliki kekuasaan untuk membela rakyat&#8230;) Ini adalah catatan kedua saya tentang Penipuan Isu Pemanasan Global, hubungannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=816&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008000;"><strong>Kenali Musuhmu- Tsun Zu</strong></span></p>
<div>
<div><span style="color:#008000;"><img src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/182420_1654647201710_1102958529_31559081_7364115_a.jpg" alt="" /></span></div>
</div>
<p><span style="color:#008000;">(dengan  mencantumkan foto Presiden saya di sini bukan berarti SBY adalah musuh  yg saya maksud, saya hanya ingin menjelaskan bagaimana saat ini negara  kita tercinta, Indonesia benar-benar menjadi boneka Amerika Serikat, dan  Presidennya tak lagi memiliki kekuasaan untuk membela rakyat&#8230;)</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Ini  adalah catatan kedua saya tentang Penipuan Isu Pemanasan Global,  hubungannya dengan Program Depopulasi dan mengapa Indonesia menjadi  salah satu sasaran program ini.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Catatan ini juga saya  angkat di buku kedua saya, NOVUS ORDO SECLORUM dan buku keempat yang  masih belum kelar INDONESIA INCORPORATED.<span id="more-816"></span></span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Pertama, saya  mulai dari presentasi Bill Gates (Teman-teman semua mungkin sdh tahu  kalau Mr. Microsoft ini adalah penjual jendela (windows) terkaya dunia  selama 14 tahun berturut-turut. Namun tidak banyak yang tahu bahwa  melalui Ted-Melinda Foundation Bill sedang meneliti vaksin-vaksin  mematikan paling moderen yang akan digunakan untuk program depopulasi).</span></p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#008000;">Melalui  presentasinya di konferensi TED, Bill Gates menjelaskan bahwa cara  terbaik mengurangi emisi CO2 adalah dng rumus Co2 = PXSXEXC di mana P =  People S = Services per person E = Energy per service C = CO2 per energy  unit. Faktor penting dalam mengurangi emisi karbon adalah dng  mengurangi populasi P (people).</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Ini kata om Bill, &#8220;The  world today has 6.8 billion people&#8230; that&#8217;s headed up to about 9  billion. Now if we do a  really great job on new vaccines, health care,  reproductive health services,<strong> we could lower that by perhaps 10 or 15 percent</strong>.&#8221;  Apakah anda bersedia masuk dalam kategori yang 10-15 persen itu? Apa  arti kata &#8220;we could lower that..&#8221; Dalam bahasa yang lebih halus It means  MENGURANGI JUMLAH POPULASI atau dalam bahasa yang lebih kasar berarti  MEMBUNUH 900 JUTA UMAT MANUSIA!</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">If we do a really great job on<strong> new vaccines</strong>&#8230;  inilah proyek yg saat ini dikembangkan melalui yayasan Ted-Mellinda  Gates yaitu pengembangan vaksin baru dengan dukungan program komputer  yang memungkinkan vaksin disuktikkan ke seseorang tanpa menggunakan lagi  jarum suntik. Di CIA proyek sejenis seperti ini disebut Oracle Project.  Bila teman2 pernah menonton The Matrix, tokoh Oracle diperankan Gloria  Foster, seorang perempuan yang memiliki kemampuan memprediksi masa depan  dan melihat ke masa lalu. Apa sebenarnya fungsi program Oracle dalam  film The Matrix? Oracle sebenarnya org yang mengingatkan Neo ttg  peperangan antara umat Islam dan zionis. Mari lihat dialog antara Neo  dan</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Oracle :</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Neo: What if I can&#8217;t? What happens if I fail?</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">The  Oracle: Then Zion will fall. Our time is up. Listen to me, Neo. You can  save Zion if you reach The Source, but to do that you will need the  Keymaker</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Oracle mengatakan pada Neo bahwa waktunya sudah  habis, ia harus menemukan Sang Pemegang Kunci, jika tidak maka Zion akan  kalah. Mengapa Oracle memprediksi kekalahan Zion? Salah satunya adalah  kekuatan populasi musuh yang sangat besar.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Dlm Avatar  dialog, ini yg sy cuplik dari pernyataan Quaritch kepada Jake : We need  to balance the natives here so we can handle the population&#8230;</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Spt  yang anda ketahui, Avatar yang saat ini menyingkirkan Titanic dalam  daftar film Box Office sepanjang masa bercerita tentang perjuangan kaum  pribumi Na&#8217;vi melawan musuh-musuh yang menghancurkan lingkungan mereka.  Inilah salah satu paradoks dari antiklimaks isu keseimbangan alam,  pemanasan global dan lain sebagainya.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Lalu apa hubungannya isu Pemanasan Global dengan Program Depopulasi?</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Seperti  yg dikatakan om Bill di atas, sekitar 900 juta populasi umat manusia  akan &#8220;dihabisi&#8221; demi mengurangi efek karbon dan menciptakan keseimbangan  dengan alam. Ada beberapa program yang dilakukan zionis utk mengurangi  populasi ini, salah satunya melalui vaksin. menyebarkan isu flu burung,  flu babi dan segala macam pandemi lainnya agar manusia bersedia menerima  vaksin antiflu yang sebenarnya dibuat untuk menjerat sebanyak mungkin  korban dan membunuhnya. Silakan google &#8220;depopulation vaccines&#8221; untuk  mendapatkan informasi ini. Vaksin yg sama sebenarnya sdh pernah masuk  Indonesia namun ditolak mentah-mentah oleh Menkes saat itu Siti Fadilah  Supari. (untuk lebih jelas bisa membaca buku saya Novus Ordo Seclorum &#8211;  Salsabila Kautsar Utama)</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Bila anda membaca novel Michael  Chrichton, State of Fear, ada genre teroris baru yang dibangun untuk  membuat kekacauan dunia, bukan teroris Islam Timur Tengah, teroris  Kristen di Irlandia atau teroris komunis tapi teroris yang  mengeksplorasi isu pemanasan global mrk disebut sbg eco-terrorist.  Mereka, para teroris ini duduk di badan-badan kuat dan berpengaruh spt  Club of Rome, Bilderberg, WHO, FAO, Bank Dunia, AlGore Foundation sampai  G-20 yang salah satu anggotanya adalah Indonesia.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Inilah  pernyataan Gordon Brown dalam G20 Toronto Summit : Kita harus bersiap  untuk menyambut pemerintahan global kita, dunia menuju Tatanan Dunia  Baru yang lebih baik&#8230;</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Dan inilah pernyataan Pak SBY yang saya ambil dari website Setkab :</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">&#8220;Saya  memerintahkan untuk mencermati isu-isu di Toronto dan mendukung penuh  terhadap upaya-upaya G-20 dan konsesi yang telah diambil untuk dunia  yang lebih baik&#8221;</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Apa sebenarnya Tatanan Dunia Baru (Pemerintahan Global) yang dimaksud? Inilah monumennya :</span></p></blockquote>
<div>
<div><span style="color:#008000;"><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/181934_1654650601795_1102958529_31559087_2429058_n.jpg" alt="" /></span></div>
</div>
<p><span style="color:#008000;">Maaf kalo repost gan, dari catatan sebelumnya&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Bangunan  ini disebut juga American Stonehedge merujuk pada bangunan serupa di  Wiltshire, Inggris. Namun Georgia Guidestone merupakan monumen Masonik  yang didirikan pada 22 Maret 1980. Di atas batu granit ini ditulis  sebuah pernyataan dalam delapan bahasa berbeda yang dipecah menjadi  sepuluh rancang bangun kaum Mason yang juga mereka sebut sebagai 10  Commandment, seperti lembar batu Taurat yang ditulis oleh Nabi Musa  ketika menerima wahyu dari Allah SWT. Inilah beberapa pernyataan yang  diukir di batu tersebut :</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">1. Untuk menyesuaikan  pertumbuhan populasi dengan keseimbangan alam, maka umat manusia harus  direduksi hingga berjumlah 500 juta. (Itu berarti lebih dari 90% dari  total populasi umat manusia saat ini)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">2. Mengajarkan kepada manusia cara-cara reproduksi yang bijaksana</span></p>
<p><span style="color:#008000;">3. Mempersatukan umat manusia ke dalam satu bahasa yang baru</span></p>
<p><span style="color:#008000;">4. Mengatur agama, tradisi dan semua hal yang berkenaan dengan logika dan cara berpikir baru</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Pada  dasarnya sepuluh pernyataan tersebut dapat disimpulkan ke dalam empat  gagasan utama yaitu Terwujudnya Pemerintahan Dunia Baru, Kontrol  Populasi, Hubungan Manusia Dengan Alam dan Terciptanya Keyakinan Baru  Untuk Seluruh Umat Manusia. Hal ini membuktikan bahwa isu lingkungan  sebenarnya bukan komoditas baru, ini merupakan rancangan lama yang  dibangun oleh para zionis khususnya mereka yang bergerak dalam Club of  Rome dan dibuat dalam sebuah agenda global agar setiap negara mengikuti  apa yang sudah mereka siapkan untuk menghadapi Tatanan Dunia Baru.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Apakah  Indonesia menjadi sasaran Program Depopulasi Tata Dunia Baru? Baca  INDONESIA INCORPORATED! (Sori gan, promo duluan&#8230; bukunya belum kelar,  mohon disundul gan biar bisa cepat kelar <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Saya cuplik  dikit dari NSSM Memo, sebuah agenda rahasia Amerika Serikat yang  ditandatangani mantan Menlu Henry Kissinger, di sana terdapat tiga belas  negara yang tercatat menjadi sasaran program pengendalian angka  kelahiran, mereka adalah Brazil, Nigeria, INDONESIA, India, Mesir,  Turki, Pakistan, Meksiko, Philipina, Bangladesh, Ethiopia, Thailand dan  Kolombia. Negara-negara ini ternyata didominasi oleh populasi umat Islam  dan Kristen terbesar.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Menurut data Muslim Population yang  dicatat oleh About.com, saat ini (akhir tahun 2009) di Indonesia  terdapat 203 juta penduduk beragama Islam, di Pakistan 174 juta jiwa,  India 161 juta jiwa, Bangladesh 145 juta, Mesir 79 juta, Nigeria 78 juta  jiwa, Turki 74 juta jiwa, Ethiopia 28 juta. Jumlah keseluruhan adalah  942 juta jiwa, bila ditambahkan dengan jumlah populasi muslim di Brazil,  Thailand, Kolombia, Meksiko dan Philipina maka hasilnya bisa mencapai  satu miliar orang, ini sekitar 70% dari total penduduk muslim di seluruh  dunia. Bila Anda cermat mengamati hal ini maka Konspirasi Agama adalah  motif terbesar dari Program Depopulasi.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">“…you may say that I&#8217;m a dreamer, but I&#8217;m not the only one. I hope someday you&#8217;ll join us, and <strong>the world will live as one</strong>.”  John Lennon – Imagine. Lagu ini sangat populer di telinga kita pada  tahun 80-90an tapi sedikit sekali yang tahu bahwa ini adalah lagu  kampanye program Tatanan Dunia Baru kaum Zionis.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Buka mata, gan&#8230; lihat dunia luar, jangan cuma nonton sinetron..</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Copas dari : </span>http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150090337596428&amp;id=1102958529</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/816/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/816/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/816/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/816/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/816/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/816/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/816/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/816/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/816/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/816/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/816/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/816/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/816/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/816/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=816&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2011/02/21/apakah-hubungan-antara-bill-gates-the-matrix-avatar-dan-mr-presiden/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/182420_1654647201710_1102958529_31559081_7364115_a.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/181934_1654650601795_1102958529_31559087_2429058_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah dan Kaum Liberal Ambil Untung</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2011/02/18/pemerintah-dan-kaum-liberal-ambil-untung/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2011/02/18/pemerintah-dan-kaum-liberal-ambil-untung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2011 03:11:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=809</guid>
		<description><![CDATA[Banyak kasus besar tertutupi dengan kasus Ahmadiyah. Selain itu, isu pembubaran ormas muncul kembali.&#160; Tuntutan pembubaran Ahmadiyah bergema puluhan tahun yang lalu. Ibarat pepatah, “anjing menggonggong kafilah berlalu&#8221;, tuntutan itu tak pernah dipenuhi pemerintah. Pemerintah baru bereaksi bila sudah ada bentrokan di tengah masyarakat. Mantan juru bicara Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi menyebut, kasus Ahmadiyah sengaja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=809&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tbody>
<tr>
<td width="100%"></td>
<td width="100%" align="right"></td>
<td width="100%" align="right"></td>
<td width="100%" align="right"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table>
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="color:#008000;"><em><img src="http://mediaumat.com/images/2011/februari/mu53_utama4.jpg" border="0" alt="" align="right" />Banyak kasus besar tertutupi dengan kasus Ahmadiyah. Selain itu, isu pembubaran ormas muncul kembali.</em></span>&nbsp;</p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Tuntutan pembubaran Ahmadiyah bergema puluhan tahun yang lalu. Ibarat pepatah, “anjing menggonggong kafilah berlalu&#8221;, tuntutan itu tak pernah dipenuhi pemerintah. Pemerintah baru bereaksi bila sudah ada bentrokan di tengah masyarakat.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Mantan juru bicara Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi menyebut, kasus Ahmadiyah sengaja dipelihara oleh pemerintah dan digunakan bila diperlukan. ”Khusus Ahmadiyah memang digantung seperti dipelihara, kalau ada kepentingan baru dikeluarkan. Jadi sengaja didesain untuk mengalihkan isu yang menyudutkan pemerintah,&#8221; kata Adhie seperti dikutip inilah.com, Senin (7/2). Ia menyebut, kasus Ahmadiyah ini bisa menutup isu kebohongan SBY yang dilemparkan para tokoh agama, gaji pejabat yang mau naik, mafia pajak Gayus Tambunan, persoalan ekonomi, ancaman demo Mesir menular ke Indonesia, krisis pangan, termasuk rekening gendut Polri yang baru saja diperintahkan dibuka oleh Komisi Informasi Publik (KIP). &#8220;Jadi menutupi isu-isu tersebut,&#8221; ungkapnya.<span id="more-809"></span></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kasus Ahmadiyah ini pun menjadi makanan empuk kalangan liberal. Mereka mendompleng setiap ada kasus Ahmadiyah untuk menyerang Islam dan kaum Muslimin. Dalam kasus Cikeusik misalnya, mereka memelintir persoalan Ahmadiyah ini menjadi pembubaran ormas yang mereka anggap radikal. Padahal, tidak ada ormas Islam yang terlibat dalam kasus ter-sebut. ”Target dan tujuan akhir dari kasus ini mengisyaratkan adanya perencanaan, konspirasi dan bukan murni bentrokan alami antara warga dan pengikut Ahmadiyah,” kata Harist Abu Ulya, Ketua HTI.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kalangan liberal ini tak pernah bereaksi ketika banyak orang ditembak Densus 88 tanpa bukti. Mereka juga tak pernah minta partai politik tertentu di-bubarkan karena massanya merusak fasilitas publik akibat kalah dalam Pemilukada atau rebutan lahan. Mereka tak ambil peduli dengan pertikaian antarkampung yang memakan korban jiwa. Mereka terdiam seribu bahasa ketika ada ormas pemu-da yang anarkhis. </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Para begundal asing ini memanfaatkan isu Ahmadiyah un-tuk mengangkat opini toleransi ala Barat dalam bingkai sekulerisme, pluralisme, dan liberalisme. Seolah-olah negeri yang mayoritas Muslim ini adalah negeri anarkis dan kaum Muslim tak mau hidup berdampingan dengan non Muslim. Setiap ada masalah yang memojokkan kalangan minoritas, mereka membela dengan membabi buta tanpa mendudukkan kasusnya secara proporsional. </span><br />
<span style="color:#008000;">Dalam kasus Ahmadiyah, mereka selalu menganggap kaum Muslim telah melanggar HAM Ahmadiyah. Padahal, menurut Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, justru Ahmadiyah-lah yang melanggar HAM umat Islam. ”Penodaan agama adalah pelanggaran HAM. Nah, kafir Ahmadiyah itu telah menodai ajaran Islam, berarti kafir Ahmadiyah-lah yang telah melakukan pelanggaran HAM,” katanya kepada Media Umat.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Para pembela Ahmadiyah ini beberapa waktu sebelumnya tergabung dalam Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Selain aktivis liberal dan LSM komprador, aliansi ini pun beranggotakan orang-orang Kristen dan Katolik. Mereka disatukan dalam satu kata, ideologi kapitalis-sekuler. Tujuan mereka sebenarnya satu merusak citra Islam dan menundukkan negeri ini secara halus dengan demokrasi dan HAM.</span><br />
<span style="color:#008000;">Tentu di balik mereka ada Amerika. Dalam kasus Cikeusik, sebelum kalangan liberal ini ngoceh di mana-mana, Dubes Amerika Scot Marchel telah men-dahului. Ia menyatakan prihatin terhadap kekerasan yang diterima Ahmadiyah dan mendukung sepenuhnya  usaha pemerintah dalam menjaga toleransi antar-agama dan melindungi hak-hak yang dimiliki semua golongan masyakarat. Bukankah ini intervensi nyata Amerika?</span><br />
<span style="color:#008000;"><strong><br />
Prakondisi</strong></span><br />
<span style="color:#008000;">Munculnya isu pembubaran ormas menarik untuk disimak. Sebab, sekarang pemerintah se-dang mengajukan revisi UU keormasan ke DPR. Mungkinkah adanya kasus Cikeusik dibuat sedemikian rupa sehingga bisa menjadi batu loncatan bagi pe-merintah dengan dukungan asing menggolkan UU tersebut.</span><br />
<span style="color:#008000;">Draft UU tersebut yang sempat beredar mengindikasikan pemerintah semakin mempersempit gerakan ormas, khususnya ormas Islam. Ormas akan dikotakkan sedemikian rupa sehingga tidak leluasa lagi menyampaikan dakwahnya seperti sekarang. </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Selain itu, Harits Abu Ulya menilai ada upaya mempergu-nakan isu Ahmadiyah ini sebagai jalan deradikalisasi kaum Mus-limin. &#8216;Proyek&#8217; ini adalah skenario besar Amerika untuk membe-rangus kekuatan Islam yang kini mulai tumbuh di seluruh dunia.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Proyek tersebut sudah bergulir. Kalangan liberal banyak ter-libat proyek ini di kalangan akar rumput. Sementara di tingkat pusat, deradikalisasi ini menjadi milik Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Badan baru ini sedang berkeliling Indonesia untuk kampanye ”anti kelompok yang memperjuangkan syariah dan daulah khilafah”. </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dalam mainstream tersebut, para pendukung proyek ini menuding kalangan yang dianggap radikal menjadi inspirator di balik berbagai aksi kekerasan selama ini apakah kasus terorisme, termasuk apa yang diterima oleh kalangan Ahmadiyah. Karenanya, mereka mendesak pemerintah membubarkan ormas Islam karena dianggap meresahkan. Padahal yang sebenarnya, mereka sangat membenci ormas Islam yang lurus karena menghalangi langkah mereka merusak negeri ini. Ditambah lagi, mereka tak menginginkan Islam bangkit dan memimpin negeri ini.[] <strong>mujiyanto</strong></span></p></blockquote>
<div id="kotak_cream"><span style="color:#008000;"><strong>Media Massa Tak Adil</strong></span><br />
<span style="color:#008000;">Hampir semua media massa, kecuali satu-dua, tidak kritis terhadap peristiwa bentrokan di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Tanpa mengetahui latar belakangnya, mereka mengarahkan kesalahan itu kepada kaum Muslim. Media massa menggambarkan kaum ahmadi sebagai kelompok yang teraniaya dan terzalimi sehingga harus dibela.</span>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#008000;">Keberpihakan mereka pun terlihat manakala mereka memberi porsi yang besar kepada narasumber pro Ahmadiyah dibandingkan yang pro Islam. Dalam sebuah acara talk show di sebuah stasiun televisi, mereka menghadirkan satu narasumber Islam dan tiga lainnya dari Ahmadiyah dan pendukungnya. </span><br />
<span style="color:#008000;">Bahkan media massa tergiring dengan keinginan kaum liberal untuk mengarahkan kepada isu pembubaran ormas Islam. Selama beberapa hari setelah peristiwa Cikeusik, isu pembubaran ormas Islam terus mereka gulirkan. Hampir tidak ada yang mengarahkan kepada pembubaran Ahmadiyah. </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Selain itu, media massa membuat penyesatan opini dengan menstigmatisasi negatif ormas Islam tertentu setiap ada aksi kekerasan. Meski tidak disebut dalam teks berita, mereka memainkan stigmatisasi itu melalui ilustrasi video. Seolah hanya ormas Islam-lah yang berbuat seperti itu, tidak ada lainnya.</span><br />
<span style="color:#008000;">Apa yang dilakukan oleh sebagian besar media massa di Indonesia hampir mirip dalam kasus terorisme. Mereka membabi buta memberitakan berita itu tanpa kekritisan. Benarkah media massa di Indonesia telah menjadi bagian dari proyek deradikalisasi dan sekulerisme di Indonesia?[] <strong>humaidi</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Dari : <a href="http://mediaumat.com/headline-news/2418-pemerintah-dan-kaum-liberal-ambil-untung.html">http://mediaumat.com</a></strong></span></p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/809/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=809&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2011/02/18/pemerintah-dan-kaum-liberal-ambil-untung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mediaumat.com/images/2011/februari/mu53_utama4.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ahmadiyah Berulah (Cermin Kegagalan Penguasa Menjamin Rasa Keadilan Umat Islam)</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2011/02/10/ahmadiyah-berulah-cermin-kegagalan-penguasa-menjamin-rasa-keadilan-umat-islam/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2011/02/10/ahmadiyah-berulah-cermin-kegagalan-penguasa-menjamin-rasa-keadilan-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 06:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=803</guid>
		<description><![CDATA[Bentrokan fisik kembali pecah antara masyarakat dengan jemaat Ahmadiyah, terjadi sekitar pukul 10.30 Wib hari Ahad (6/2/2011), di kampung Pasir Peuteuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Akibatnya tiga orang tewas dan sejumlah lainya luka-luka. Menurut beberapa sumber informasi yang bisa dipercaya, bentrokan dipicu oleh sikap dan pernyataan jemaat Ahmadiyah yang provokatif terhadap masyarakat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=803&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#339966;">Bentrokan fisik kembali pecah antara masyarakat dengan jemaat Ahmadiyah, terjadi sekitar pukul 10.30 Wib hari Ahad (6/2/2011), di kampung Pasir Peuteuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Akibatnya tiga orang tewas dan sejumlah lainya luka-luka. Menurut beberapa sumber informasi yang bisa dipercaya, bentrokan dipicu oleh sikap dan pernyataan jemaat Ahmadiyah yang provokatif terhadap masyarakat setempat. Kapolri Timur Pradopo menyatakan para penentang Ahmadiyah adalah warga setempat dan sementara Jemaat Ahmadiyah dibantu sekitar 15 orang yang disinyalir datang dari Bekasi (Republika, 7/2) -menurut sebagian media lain, jumlahnya sekitar 20 orang lebih datang dari Jakarta &#8211; dengan maksud mengamankan aset Ahmadiyah dan membela jemaat Ahmadiyah sampai titik darah penghabisan.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Peristiwa itu mendapat sorotan banyak pihak, baik pemerintah, pemuka agama, tokoh masyarakat dan LSM bahkan pihak asing. Apalagi ketika peristiwa terjadi, tengah diselenggarakan “World Interfeith Harmony Week” oleh Inter Religious Council (IRC) di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (6/2) yang bertujuan mendorong kerukunan dan toleransi serta mengakhiri pertikaian dan kekerasan antar umat beragama.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;"><span id="more-803"></span>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mengenai Ahmadiyah (Republika, 8/2). Presiden SBY di Jakarta, Ahad (7/2) mengungkapkan, “Kalau kesepakatan itu diindahkan, dipatuhi, dan dijalankan, bentrokan seperti ini apalagi tindakan kekerasan, sesungguhnya dapat dicegah”. SKB yang dimaksud yaitu SKB (Surat Keputusan Bersama) Nomor: KEP-033/A/JA/6/2008/ Nomor: 199 Tahun 2008, ditetapkan di Jakarta pada tanggal 9 Juni 2008, yang ditandatangani oleh Menag, Jaksa Agung dan Mendagri waktu itu.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Kita tidak habis pikir, kenapa kasus Ahmadiyah tidak kunjung usai? Seolah pemerintah hanya bisa menghimbau, mengevaluasi tapi minus solusi dan langkah tegas. Wajar jika kemudian muncul anggapan, pemerintah tidak konsisten dan “sengaja” melakukan pembiaran atas gesekan-gesekan fisik masyarakat dengan Ahmadiyah. Bahkan “isu Ahmadiyah” seakan sengaja dipelihara dan dijadikan komoditas politik dan kepentingan kelompok tertentu.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Waspadai Politisasi</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Sesaat setelah peristiwa “Cikeusik” meletus, ada upaya tertentu untuk memblow-up peristiwa itu -ditambah lagi peristiwa Temanggung-. Peristiwa itu dijadikan bukti untuk mengatakan buruknya toleransi kehidupan beragama di negeri ini. Umat Islam pun kembali menjadi tertuduh.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Peristiwa “Cikeusik” -juga Temanggung- digunakan oleh para pengusung ide-ide sesat sepilis (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) untuk mengkampanyekan ide toleransi, pluralisme, dan kebebasan ala mereka. Hal itu tidak aneh, sebab selama ini mereka begitu getol dengan segala cara dan sarana mengkampanyekan ide-de sekularisme, pluralisme dan liberalisme. Mereka juga getol mendesak pemerintah untuk menjamin pelaksanaan ide-ide itu di tengah masyarakat. Jargon “HAM” pun mereka gunakan untuk melindungi eksistensi kelompok sesat dan menodai keyakinan umat Islam.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;">Di tahun 2010 kemarin, melalui AKKBP mereka melakukan Judicial Review terhadap undang-undang PNPS No.1 tahun 1965 tentang penodaan agama dan ditolak oleh MK (Mahkamah Konstitusi). Maka peristiwa “Cikeusik” -juga Temanggung- terlihat jelas upaya politisasi untuk menyuarakan pentingnya “kebebasan beragama” dan mengkambinghitamkan kelompok-kelompok (ormas) yang mereka tuduh menjadi inspirator tindakan kekerasan. Bahkan MUI dan SKB Tiga Menteri tentang Ahmadiyah mereka tuding menjadi salah satu pemicu kekerasan terhadap jemaat Ahmadiyah.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Tentu saat ini umat harus berfikir kritis dan bersikap waspada atas setiap manuver yang menjadikan umat Islam sebagai pihak tertuduh atas setiap peristiwa kekerasan. Jangan sampai karena merasa tertuduh, umat justru terperangkap menerima ide toleransi, pluralisme, dan kebebasan yang mereka sebarkan itu.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Mengurai Masalah</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Jika masalah Ahmadiyah ini diurai, setidaknya ada beberapa penyebab sehingga masalah itu menjadi “bisul” menahun dalam kehidupan kaum muslim di Indonesia.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Pertama, kelompok Ahmadiyah sebagai kelompok sesat tetap dibiarkan eksis dan mengklaim diri bagian dari Islam dan kaum muslim. Padahal kesesatan Ahmadiyah telah menjadi perkara yang disepakati (<em>mujma’ alaihi</em>) dan jelas. MUI telah mengeluarkan fatwa kesesatan Ahmadiyah pada tanggal 1 Juni 1980/17 Rajab 1400H dan ditegaskan lagi pada tahun 2005. Lebih awal, Rabithah Alam Islami (Lembaga Muslim Dunia) telah mengeluarkan fatwa sesatnya Ahmadiyah pada tahun 1974. Usaha dialog dan dakwah yang persuasif kepada mereka selama ini juga tidak dihiraukan dan jemaat Ahmadiyah tetap kukuh dengan keyakinan sesatnya yang menodai keyakinan umat Islam. Mereka pun tetap kukuh mengklaim bagian dari Islam dan umat Islam.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;"><em>Kedua</em>, keberadaan individu dan kelompok pengusung ide Sepilis yang dengan kedok HAM dan Demokrasi berusaha membela kelompok sesat Ahmadiyah. Keberadaan mereka bisa ikut andil melanggengkan masalah ini, bukan menyelesaikannya. Dalam koridor Demokrasi, kelompok ini menjadi ganjalan bagi pemerintah untuk bersikap tegas. Apalagi jika para penguasa, cara berfikirnya juga liberal, lebih memperhatikan citra agar dianggap seorang yang demokratis, moderat dan humanis dan meraih dukungan dari pihak asing (Barat).</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;"><em>Ketiga,</em> ketidaktegasan pemerintah. SKB tidak dijalankan dan dilanggar, tetapi tidak ada tindakan. Pemerintah pun tidak tegas memposisikan Ahmadiyah, padahal telah jelas menyimpang dan di luar Islam. Di sinilah pemerintah terlihat lalai bahkan “gagal” melindungi keyakinan mayoritas umat Islam.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;">Yang dibutuhkan adalah kejelasan dan ketegasan pemerintah. Pemerintah hanya punya dua pilihan. <em>Pilihan pertama</em>, membiarkan Ahmadiyah seperti semula. Pilihan ini sangat berbahaya. Itu artinya masalah Ahmadiyah akan terus terjadi. Bahkan justru akan mengakumulasi rasa ketidakadilan dan ketersinggungan mayoritas umat Islam Indonesia yang merasa akidahnya dinodai oleh kelompok Ahmadiyah. Masalah itu akan menjadi “bara dalam sekam” tinggal menunggu pemantiknya, bisa berkobar makin liar dan tentu akan sangat merugikan bagi kehidupan umat.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;"><em>Pilihan kedua</em>, bubarkan Ahmadiyah dan jika Ahmadiyah tetap ngotot dengan pendiriannya, maka pemerintah dengan dukungan mayoritas umat Islam bisa menetapkan Ahmadiyah bukan lagi bagian dari Islam dan jemaatnya bukan orang Islam. Mantan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi mengatakan, Ahmadiyah sebaiknya menjadi agama sendiri yang berada di luar Islam, sebab ajaran itu bermasalah karena mengatasnamakan Islam tetapi tidak sesuai dengan ajaran Islam. “Seandainya Ahmadiyah menjadi agama sendiri, maka Ahmadiyah itu dalam posisi menjalani hak sebagai warga negara dalam beragama”. Ia menegaskan, “Penodaan agama itu berbeda dengan kebebasan beragama. Ini kadang orang tidak bisa membedakan” (Republika.co.id, 7/2).</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;">Kunci penyelesaian masalah ini bergantung kepada keberanian dan ketegasan pemerintah mengimplementasikan SKB yang ada. Jangan sampai pemerintah bersikap hipokrit. Satu sisi, dalam SKB jemaat Ahmadiyah dinilai beraliran sesat dan tidak boleh menyebarkan keyakinan mereka kepada umat Islam dan bila melanggar akan dikenakan sanksi. Jika masih membandel akan dibubarkan. Tapi, ketika MUI dan masyarakat sudah melaporkan bahwa sampai saat ini jemaat Ahmadiyah masih menjalankan keyakinannya dan tidak berubah sama sekali, pemerintah tidak merespon dan mengambil tindakan semestinya. Tentu ini melahirkan kekecewaan umat.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Maka yang ditunggu umat Islam hingga saat ini adalah bukti dan realisasi dari SKB, bukan sekadar himbauan. Jika tidak, kelompok Ahmadiyah yang jumlahnya tidak sampai 0,01 persen dari penduduk Indonesia itu, akan terus menodai keyakinan umat Islam, mayoritas penduduk negeri ini, dan bahkan terus menjadi pemantik gesekan-gesekan fisik dalam kehidupan beragama, khususnya di tengah umat Islam.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;">Para penguasa hendaknya merenungkan peringatan Allah SWT:</span></p>
<p dir="rtl"><span style="color:#339966;">{ وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ }</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><em>Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang dzalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan </em><strong>(QS.Hud:112-113)</strong>.</span></p>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Wahai Kaum Muslim</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Jelas bahwa ide sekularisme, pluralisme, dan liberalisme yang diterapkan di negeri ini adalah ide buruk dan menyebabkan keburukan. Jelas pula bahwa selama pemerintah masih menjunjung ide-ide itu, masalah Ahmadiyah dan penodaan keyakinan umat Islam akan terus terjadi.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Karena itu sudah saatnya, umat Islam menerapkan syariah Islam dan mewujudkan pemerintahan yang menerapkannya. Sehingga semua masalah akan bisa diselesaikan dan keadilan akan dirasakan oleh semua, termasuk non muslim seperti yang telah ditampilkan berabad-abad dalam sejarah kaum muslim. <em>WalLâhu a’lam bi ash-Shawâb.</em></span></p></blockquote>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Komentar al-Islam</strong></span></p>
<p><span style="color:#339966;"><em>BPS: Perekonomian Indonesia tumbuh 6,1 % dan pendapatan per kapita mencapai Rp. 27 juta per tahun </em>(Kompas, 8/2)</span></p>
<p><span style="color:#339966;">1. Faktanya: menurut BPS tahun 2010 rakyat miskin (pendapatan per kapita kurang dari Rp. 2,4 juta per tahun atau Rp. 200 ribu per bulan) 31,02 juta orang; penduduk yang layak menerima beras miskin 70 juta orang; penduduk yang berhak dapat Jamkesmas, 76,4 juta orang.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">2. Artinya pertumbuhan dalam sistem ekonomi kapitalis, yang kaya makin kaya, yang miskin makin banyak dan tetap miskin. Terapkan Sistem Ekonomi Islam dalam bingkai Khilafah, dijamin kekayaan terdistribusi dengan adil.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Di kutip dari</span> : <a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2011/02/09/ahmadiyah-berulah-cermin-kegagalan-penguasa-menjamin-rasa-keadilan-umat-islam/">http://hizbut-tahrir.or.id/2011/02/09/ahmadiyah-berulah-cermin-kegagalan-penguasa-menjamin-rasa-keadilan-umat-islam/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/803/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=803&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2011/02/10/ahmadiyah-berulah-cermin-kegagalan-penguasa-menjamin-rasa-keadilan-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Wajib Menolak Obama ?</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2010/11/09/kenapa-wajib-menolak-obama/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2010/11/09/kenapa-wajib-menolak-obama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 02:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=798</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu faktor penting dalam politik luar negeri sebuah negara adalah menentukan siapa negara musuh dan siapa negara kawan. Penentuan status musuh atau kawan sangat penting bagi keamanan negara dan juga menentukan bagaimana kebijakan yang benar terhadap negara tersebut. Tentunya adalah sangat berbahaya kalau negara yang jelas-jelas musuh kemudian dianggap negara mitra atau negara sahabat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=798&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p><span style="color:#008000;">Salah  satu faktor  penting dalam politik luar negeri sebuah negara adalah  menentukan siapa  negara musuh dan siapa negara kawan. Penentuan status  musuh atau kawan  sangat penting bagi keamanan negara dan juga menentukan  bagaimana  kebijakan yang benar  terhadap negara tersebut.  Tentunya adalah sangat  berbahaya kalau negara yang jelas-jelas musuh  kemudian dianggap negara  mitra atau negara sahabat. Justru inilah yang  menjadi kesalahan utama  dari politik luar negeri Indonesia. Amerika  Serikat yang jelas-jelas  adalah  negara  penjajah dianggap sebagai negara mitra atau sahabat.  Padahal Indonesia  mengklaim diri sebagai negara yang anti penjajahan.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Dalam Islam status Amerika adalah sangat jelas, disebut sebagai <em>muhariban fi’lan</em> ,yaitu negara kafir yang secara nyata-nyata memerangi umat Islam.   Karena itu status terhadap Amerika adalah permusuhan dan peperangan.   Amerika Serikat secara terbuka dan terbukti telah melakukan pembantaian  terhadap  umat Islam di berbagai kawasan seperti Irak, Afghanistan, dan  Yaman.  Jutaan umat Islam menjadi korban perang barbar Amerika Serikat  ini.<span id="more-798"></span></span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Bocornya  400 ribu dokumen rahasia yang dipublish  Wikileak semakin menunjukkan  bagaimana barbarnya negara yang mengklaim  dirinya sebagai negara beradab  ini. Bocoran dokumen itu mengungkapkan  rincian terjadinya perkosaan,  penyiksaan, , pembunuhan warga sipil yang  dilakukan dari helikopter  tempur dan insiden lainnya oleh pasukan  koalisi dan pasukan Irak, yang  bahkan dilakukan di bawah kontrol Obama  pada tahun 2009. Dokumen itu  juga mengungkapkan bagaimana tentara  koalisi menutup mata atas laporan  tentang penyiksaan dan pembunuhan  yang dilakukan secara ekstrajudisial  oleh pemerintah boneka Irak.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Amerika   juga dengan kekuatan militer, politik dan ekonominya melakukan   perampokan kekayaan negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia. Kalau di   Irak dengan jalan militer, di Indonesia perampokan kekayaan alam di   lakukan atas nama pasar bebas, investasi asing dan pembangunan. Kekayaan   alam negeri Islam termasuk Indonesia yang seharusnya digunakan   semaksimal mungkin untuk kepentingan rakyat, sebagian besar dirampok   oleh Amerika.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Amerika  juga membuat makar di berbagai  negeri Islam, menyulut berbagai krisis  termasuk mendukung perpecahan  dan separatisme. Secara nyata hal ini  dilakukan Amerika Serikat di  Pakistan, Afghanistan, Sudan dan Irak. Di  Indonesia Amerika berperan  penting dalam berbagai peristiwa politik  penting seperti berbagai  pemberontakan dan  tragedi berdarah tahun 1965 yang menyebabkan banyak  korban jiwa.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Lepasnya Timor Timur dari Indonesia , tidak  bisa dilepaskan dari  peran  penting Amerika, disamping tentu saja  kebodohan penguasa Indonesia.  Meskipun kerap menyatakan mendukung  integrasi Papua dan Aceh , tapi  secara nyata negara ini menciptakan pra  kondisi disintegrasi Papua dan  Aceh dengan berbagai cara.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Negara  ini juga mendukung penuh  rezim-rezim  penindas di negeri Islam. Mulai  dari dukungan tidak terbatas terhadap  negara Zionis Israel, sampai  penguasa-penguasa negeri Islam yang bengis  di Mesir, Pakistan,  Uzbekistan,  Saudi, dan Suriah dan banyak lagi . Di Indonesia, Amerika  Serikat di era Suharto mendukung penuh rezim yang korup dan represif .</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Sekarang   Amerika juga mendukung penuh rezim SBY yang atas nama perang melawan   terorisme , perang ala Amerika yang telah menjadikan umat Islam dan   Islam sebagai musuhnya. Rezim SBY dengan dukungan negara Paman Sam   telah melakukan banyak kebijakan neo liberalism yang menyengsarakan  rakyat dan merugikan negara.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Sebagai negara <em>muhariban fi’lan</em> seharusnya Amerika didudukkan sebagai negara musuh, diharamkan   melakukan hubungan apapun dengan negara musuh baik ekonomi, politik,   budaya, maupun militer. Diharamkan pula untuk menerima pemimpin negara   musuh , Obama yang datang bukan untuk berdamai dan  menghentikan perang  dan penjajahannya terhadap umat Islam. Obama malah  datang untuk  mengokohnya penjajahannya di Indonesia.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Imam as Syafi’I  dalam kita al Umm juz IV menjelaskan secara rinci sikap kita seharusnya  terhadap muhariban fi’lan yang masuk dalam katagori ahlul harb. Dengan  tegas Imam Syafi’I menyatakan Ahlul Harb dilarang datang kenegeri   muslim untuk berdagang apapun alasannya. Kalau mereka masuk tanpa <em>al aman</em> (jaminan keamanan) dan <em>risalah</em> (sebagai duta) ,maka harta mereka boleh dirampas, mereka harus   dikembalikan ke negeri mereka dan tidak boleh melanggeng di negeri kuam   muslimin.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Mereka  yang memerangi umat Islam, merampok  kekayaan umat Islam jelas merupakan  musuh Allah dan musuh kaum  muslimin. Dalam Al Qur’an Allah SWT juga dengan tegas menyatakan jangan  mengambil musuh Allah dan musuh kaum muslimin sebagai teman setia (QS Al  Mumtahanah (60) : 1).</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Disamping  itu, Tindakan para  penjajah terhadap umat Islam jelas adalah prilaku  syaitan . Memecah  belah, membunuh, memperkosa, merampok, mengajak pada  kekufuran dan  kesesatan adalah prilaku syaitan. Bukan Allah SWT  memerintahkan kita  untuk memusuhi syaitan yang merupakan musuh yang  nyata sebagaimana  dijelaskan dalam QS Al-Faathir : 6. Dalam  tafsir al Jalalain menjadikan  syaitan itu menjadi musuh adalah dengan  cara taat kepada Allah SWT (bi  tho’atillah)  dan dengan tidak mentaati syaitan itu.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Sementara  dalam tafsir Abu Sa’ud sikap  menjadikan syaitan sebagai musuh  tercermin dari tidak menyetujui,  menyangkal atau berlawanan dengan  syaitan dalam masalah aqidah dan  prilaku. Sikap inilah yang harus kita  ambil terhadap negara syaitan ,  Amerika. Menentang, melawan, dan  bersebrangan dengan Amerika, bukan  malah menjadikannya mitra. Kecuali  kalau penguasa negeri ini juga  ikut-ikutan menjadi penguasa syaitan  !  (Farid Wadjdi)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">﻿</span></p>
<div>
<div><span style="color:#008000;"><img src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs563.ash2/148542_144283308953257_100001147666331_238264_7121866_a.jpg" alt="" /></span></div>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/798/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/798/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/798/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/798/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/798/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/798/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/798/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/798/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/798/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/798/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/798/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/798/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/798/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/798/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=798&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2010/11/09/kenapa-wajib-menolak-obama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs563.ash2/148542_144283308953257_100001147666331_238264_7121866_a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pemuda Impian, Sebuah Refleksi Sumpah Pemuda 1928</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2010/10/28/pemuda-impian-sebuah-refleksi-sumpah-pemuda-1928/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2010/10/28/pemuda-impian-sebuah-refleksi-sumpah-pemuda-1928/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 04:53:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Pemuda dikenal dengan agent of change, dalam realitasnya mereka memang mempunyai daya gedor yang luar biasa dalam melakukan perubahan. Tengok saja, bagaimana begitu gagahnya nabi Ibrahim.as muda yang begitu lugas menentang kebatilan yang ada di sekelilingnya. Sebagaimana diceritakan dalam Al-Qur’an: “Mereka berkata: ‘Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami? sungguh dia termasuk orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=796&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#99cc00;">Pemuda dikenal dengan agent of change, dalam realitasnya mereka memang  mempunyai daya gedor yang luar biasa dalam melakukan perubahan. Tengok  saja, bagaimana begitu gagahnya nabi Ibrahim.as muda yang begitu lugas  menentang kebatilan yang ada di sekelilingnya. Sebagaimana diceritakan  dalam Al-Qur’an: “Mereka berkata: ‘Siapakah yang melakukan (perbuatan)  ini terhadap tuhan-tuhan kami? sungguh dia termasuk orang yang zalim,  Mereka (yang lain) berkata: ‘Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela  (berhala-berhala) ini, namanya Ibrahim.” (QS.Al-Anbiya, 21:59-60). </span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Begitu  juga para pemuda tangguh yang bersama-sama Rasulullah SAW dalam rangka  melakukan perombakan terhadap tatanan jahiliyah yang ada. Sebut saja,  Ali bin abi thalib (8 tahun), Zubair bin awwam (8 tahun), thalhah bin  ubaidillah ( 11 tahun), al-arqam bin abi al-arqom (12 tahun), Abdullah  bin Mas’ud (14 tahun), saad bin Abi Waqqash (17 tahun), ja’far bin Abi  Thalib (18 tahun), zaid bin haristah (20 tahun ), mush’ab bin Umair (24  Tahun), Umar bin Khattab (26 tahun, juga Abu bakar ash-shidiq (37 tahun)  ketika awal mula tampil sebagai pembela Islam. Mereka semua telah  menorehkan tinta emas dalam perjuangan dan perubahan.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Di belahan  bumi manapun, termasuk di Indonesia, pemuda seringkali mejadi icon dari  perubahan tersebut, terlepas dari seperti apa bentuk perubahan itu.  Saking besarnya potensi yang dimiliki oleh pemuda, sampai-sampai bung  Karno pernah mengatakan “Beri aku seribu orang, dan dengan mereka aku  akan menggerakkan Gunung Semeru. Beri aku sepuluh pemuda yang membara  cintanya kepada Tanah Air, dan aku akan mengguncang dunia”.</span><br />
<span id="more-796"></span><br />
<span style="color:#99cc00;">Pada  tanggal 28 Oktober 1928 , kisah heroik juga di dilakukan oleh para  pemuda Indonesia yang ingin mempersatukan bangsanya, mereka mengeluarkan  rumusan yang diberi nama ”Sumpah Pemuda”. Yang berbunyi:</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Soempah  Pemoeda: Pertama, -Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe  bertoempah darah jang satoe toempah darah indonesia. Kedua,-Kami poetra  dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.  Ketiga,-Kami portra dan poetri Indonesia, menjunjung bahsa persatuan  bahasa Indonesia.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Secara historis, paradigma pemikiran dan energi  yang menggerakkan para pemuda itu beragam bentuknya, ada yang bercorak  nasionalis, sosialis, religius ataupun gabungan dari corak-corak dari  semua itu. Semuanya mewakili 3 ideologi yang ada di dunia saat ini,  yaitu Kapitalisme, Sosialisme (serta sosdem) dan Islam.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Di negri  ini pernah ada beberapa kejadian monumental yang sempat mewarnai sepak  terjang para pemuda dalam kancah kehidupannya. Tercatat: angkatan 45,  mereka bersama-sama para sesepuhnya berhasil mengusir penjajahahan belanda  yang telah lama menduduki Indonesia, kemudian disusul angkatan 66  dimana mereka juga menjadi pelopor atas penggulingan komunisme. Dan  terakhir, bagaimana kita tahu, pemuda angkatan 98 dengan begitu  heroiknya sukses mengakhiri kekuasaan rezim orde baru saat itu.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Di  tengah beberapa corak pergerakan pemuda yang ada, tentunya corak pemuda  yang berbasis Ideologi Islam adalah pilihan yang paling tepat dan  pilihan akal sehat. Hal ini dikarenakan, pertama, merupakan tuntutan  Aqidah dan syariah sebagai ummat Islam, sebagaimana Allah SWT  memerintahkan kita untuk menerima Islam secara keseluruhan (kaffah) dan  bukan setengah-setengah. Kedua, Dengan perubahan ini, kesejahteraan,  kenyamanan, serta kemuliaan ummat akan benar-benar terwujud.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Bagi  para pemuda pencetus sumpah pemuda, mungkin acungan jempol untuk  semangat mereka, namun semangat saja tidak cukup, tetap saja hal ini  tidak bisa memberikan kebangkitan yang hakiki bagi Indonesia. Dengan  Semangat nasionalismenya, timor-timur lepas, Aceh menggugat cerai  terhadap Indonesia, begitu juga beberapa daerah lain, seperti Papua dan  Maluku. Hal ini disebabkan semangat ikatan ini hanyalah bersifat  temporal dan cenderung berubah-ubah, punya potensi meningkat ketika  menerima ancaman dari luar. Namun, ketika ancaman itu telah pergi  (penjajah belanda misalnya) semangat nasionalisme itu pun ikut pergi.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">PR Besar Para Pemuda</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">PR  besar harus dipikul oleh genarasi muda saat ini, salah satunya  dikarenakan Indonesia belum sepenuhnya merdeka, bagaimana tidak,  meskipun penjajah belanda telah pergi, namun hukum dan undang-undangnya  masih tetap bercokol di negri ini. Walhasil, banyak yang seharusnya  kekayaan alam milik rakyat malah dikuasai oleh para tuan menir baru  (barat). Kondisi moral, termasuk para remajanya begitu memprihatinkan,  situasi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang juga belum  memuaskan. Bahkan Dr.Helfferick pernah mengatakan, bahwa kita ini adalah  ”eine nation kuli und kuli enter den nationen” : bangsa kuli dan  kulinya bangsa lain. (Meutia hatta. 2008).</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Kini tumpuan  satu-satunya negri ini hanyalah pada Ideologi Islam, setelah gagalnya  sosialisme (ordelama), kapitalisme (ordebaru sampai sekarang). Para  pemuda kembali diharapkan menjadi pelopor perubahan, perubahan yang  bukan dengan coba-coba alias spekulasi, namun perubahan yang benar-benar  sudah teruji dan terbukti selama berabad-abad mampu memberikan kepuasan  hati.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Hanya orang yang tidak paham realitas sejarah dan hatinya  sudah diselimuti kedengkian terhadap Islam saja yang tidak mengakui  keberhasilan Islam dalam mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara.  T.W. Arnold misalnya, dalam bukunya The Preaching of Islam, menuliskan  bagaimana perlakuan yang diterima oleh non-Muslim yang hidup di bawah  pemerintahan Daulah Utsmaniyah. Dia menyatakan, sekalipun jumlah orang  Yunani lebih banyak dari jumlah orang Turki di berbagai provinsi  Khilafah yang ada di bagian Eropa, toleransi keagamaan diberikan pada  mereka, dan perlindungan jiwa dan harta yang mereka dapatkan membuat  mereka mengakui kepemimpinan Sultan atas seluruh umat Kristen. Itulah  pengakuan yang jujur dari orang-orang barat itu sendiri.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Kini  Indonesia butuh perubahan sekali lagi dan untuk yang terakhir kali,  yakni perubahan menuju Indonesia yang lebih baik, perubahan ke arah  Islam. Perubahan dengan jalan Islam. Islam yang rahmatan lil ‘alamin.</span></p>
<p><span style="color:#99cc00;">Panutan  kita bukan orang seperti Karl Marx, Mahatma gandhi, Hugho chaves,  Ir.Soekarno, atau aktivis muda Idealis Soe Hok Gie, namun panutan kita  adalah Muhammad SAW. Kita ingin seperti Ali bin abi thalib yang begitu  gagah berani menjadi pembela agama Allah, kita ingin seperti Thariq bin  ziyad sang pembebas andalusia, kita juga ingin seperti Muhammad Al-Fatih  seorang pemimpin muda dari pasukan penakluk kota konstatinopel yang  dalam pidatonya (sebelum penaklukan) mengatakan: ”wahai semua pasukan,  kalian harus menjadikan syariat didepan mata kalian”. Yang dengan ijin  Allah akhirnya berhasil menjalankan misinya. Karena kita adalah pemuda  Islam. Allahu Akbar!</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/796/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/796/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/796/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=796&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2010/10/28/pemuda-impian-sebuah-refleksi-sumpah-pemuda-1928/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HUKUM PEMBIAYAAN TALANGAN HAJI</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2010/10/19/hukum-pembiayaan-talangan-haji/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2010/10/19/hukum-pembiayaan-talangan-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2010 05:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Tanya : Ustadz, bagaimana hukumnya pembiayaan talangan haji? Jawab : Pembiayaan talangan haji adalah pinjaman (qardh) dari bank syariah kepada nasabah untuk menutupi kekurangan dana guna memperoleh kursi (seat) haji pada saat pelunasan BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji). Dana talangan ini dijamin dengan deposit yang dimiliki nasabah. Nasabah kemudian wajib mengembalikan sejumlah uang yang dipinjam itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=793&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="font-weight:normal;font-size:13px;color:#008000;"><strong>Tanya :</strong></span></h2>
<p><span style="color:#008000;"><em>Ustadz, bagaimana hukumnya pembiayaan talangan haji?</em></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Jawab :</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Pembiayaan talangan haji adalah pinjaman (<em>qardh</em>) dari bank syariah kepada nasabah untuk menutupi kekurangan dana guna memperoleh kursi (<em>seat</em>) haji pada saat pelunasan BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji). Dana talangan ini dijamin dengan deposit yang dimiliki nasabah. Nasabah kemudian wajib mengembalikan sejumlah uang yang dipinjam itu dalam jangka waktu tertentu. Atas jasa peminjaman dana talangan ini, bank syariah memperoleh imbalan (<em>fee/ujrah</em>) yang besarnya tak didasarkan pada jumlah dana yang dipinjamkan.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Dasar fikihnya adalah akad <em>qardh wa ijarah</em>, sesuai Fatwa DSN (Dewan Syariah Nasional) MUI Nomor 29/DSN-MUI/VI/2002 tanggal 26 Juni 2002 tentang biaya pengurusan haji oleh LKS (lembaga keuangan syariah). Jadi akad <em>qardh wa ijarah</em> adalah gabungan dua akad, yaitu akad <em>qardh</em> (pinjaman) dengan akad <em>ijarah </em>(jasa), yaitu jasa LKS memberikan pinjaman kepada nasabah. Dalil utama fatwa DSN ini antara lain dalil yang membolehkan <em>ijarah</em> (seperti QS Al-Qashash [28]:26) dan dalil yang membolehkan meminjam uang (<em>qardh</em>) (seperti QS Al-Baqarah [2]:282).<span id="more-793"></span></span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Menurut kami, akad <em>qardh wa ijarah</em> tidak sah menjadi dasar pembiayaan talangan haji, karena : <em>Pertama</em>, dalil yang digunakan tak sesuai untuk membolehkan akad <em>qardh wa ijarah</em>. Sebab dalil yang ada hanya membolehkan <em>qardh</em> dan <em>ijarah</em> secara terpisah. Tak ada satupun dalil yang membolehkan <em>qardh</em> dan <em>ijarah</em> secara bersamaan dalam satu akad.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;"><em>Kedua</em>, penggabungan dua akad menjadi satu akad sendiri hukumnya tidak boleh. Memang sebagian ulama membolehkan, seperti Imam Ibnu Taimiyah (ulama Hanabilah) dan Imam Asyhab (ulama Malikiyah). Namun yang rajih adalah pendapat yang tidak membolehkan, yakni pendapat jumhur ulama empat mazhab, yakni ulama Hanafiyah, Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah. (Imam Sarakhsi, <em>Al-Mabsuth</em>, 13/16; <em>Hasyiah al-Dasuqi ‘Ala Al-Syarh al-Kabir</em>, 3/66; Imam Nawawi, <em>Al-Majmu’</em>, 9/230; <em>Al-Syarh al-Kabir</em>, 11/230; M. Abdul Aziz Hasan Zaid, <em>Al-Ijarah Baina Al-Fiqh al-Islami wa al-Tathbiq al-Mu’ashir</em>, hal. 45).</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;"><em>Ketiga</em>, menurut ulama yang membolehkan penggabungan dua akad pun, penggabungan <em>qardh</em> dan <em>ijarah</em> termasuk akad yang tak dibolehkan. (Ibnu Taimiyah, <em>Majmu’ al-Fatawa</em>, 29/62; Fahad Hasun, <em>Al-Ijarah al-Muntahiyah bi At-Tamlik</em>, hal. 24).</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;"><em>Keempat</em>, akad <em>qardh wa ijarah </em>tidak memenuhi syarat ijarah. Sebab dalam akad ijarah, disyaratkan obyek akadnya bukan jasa yang diharamkan. (M. Abdul Aziz Hasan Zaid, <em>ibid.</em>, hal. 17; Taqiyuddin Nabhani, <em>An-Nizham al-Iqtishadi fi al-Islam</em>, hal.93). </span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Dalam akad <em>qardh wa ijarah</em>, obyek akadnya adalah jasa <em>qardh</em> dengan mensyaratkan tambahan imbalan. Ini tidak boleh, sebab setiap <em>qardh</em> (pinjaman) yang mensyaratkan tambahan adalah riba, meski besarnya tak didasarkan pada jumlah dana yang dipinjamkan. Kaidah fikih menyebutkan : <strong><em>Kullu qardhin syaratha fiihi an yazidahu fahuwa haram bighairi khilaf</em></strong><em>. </em>(Setiap pinjaman yang mensyaratkan tambahan hukumnya haram tanpa ada perbedaan pendapat). (M. Sa’id Burnu, <em>Mausu’ah al-Qawa’id al-Fiqhiyah</em>, 8/484).</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Kesimpulannya, pembiayaan talangan haji hukumnya haram. Sebab fatwa DSN tentang akad <em>qardh wa ijarah</em> yang mendasarinya tidak sah secara syar’i. Dengan kata lain, fatwa DSN mengenai <em>qardh wa ijarah</em> menurut kami keliru dan tidak halal diamalkan. <em>Wallahu a’lam</em>.</span></p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Jakarta, 4 Oktober 2010</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Muhammad Shiddiq Al-Jawi</strong></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/793/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=793&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2010/10/19/hukum-pembiayaan-talangan-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rosulullah saw, Para Sahabatnya, dan Para Kholifah Berjihad di bulan Ramadhan , bagaimana kita ?</title>
		<link>http://onomist.wordpress.com/2010/09/02/rosulullah-saw-para-sahabatnya-dan-para-kholifah-berjihad-di-bulan-ramadhan-bagaimana-kita/</link>
		<comments>http://onomist.wordpress.com/2010/09/02/rosulullah-saw-para-sahabatnya-dan-para-kholifah-berjihad-di-bulan-ramadhan-bagaimana-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 22:54:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onomist</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onomist.wordpress.com/?p=789</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Hafidz Abdurrahman Bulan Ramadhan tidak hanya berarti syahru as-shiyam (bulan puasa) bagi umat Islam, tetapi juga syahr al-jihad wa al-intisharat (bulan perang dan kemenangan). Banyak peperangan dan kemenangan justru diraih oleh kaum Muslim sejak zaman Nabi Muhammad saw. hingga generasi berikutnya pada bulan yang agung ini. Meski pada bulan suci ini mereka berpuasa, dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=789&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2009/09/ainjalut2.jpg"><span style="color:#008000;"><img title="ainjalut2" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2009/09/ainjalut2.jpg" alt="" width="300" height="199" /></span></a><strong><span style="color:#008000;">Oleh: Hafidz Abdurrahman</span></strong></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Bulan Ramadhan tidak hanya berarti </span><em><span style="color:#008000;">syahru as-shiyam </span></em><span style="color:#008000;">(bulan puasa) bagi umat Islam, tetapi juga </span><em><span style="color:#008000;">syahr al-jihad wa al-intisharat </span></em><span style="color:#008000;">(bulan perang dan kemenangan). Banyak peperangan dan kemenangan justru diraih oleh kaum Muslim sejak zaman Nabi Muhammad saw. hingga generasi berikutnya pada bulan yang agung ini. Meski pada bulan suci ini mereka berpuasa, dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi tidak sedikitpun puasa mereka mempengaruhi semangat dan kekuatan mereka untuk mengalahkan musuh-musuh mereka. Sebaliknya, justru pada bulan ini, mereka melipatgandakan aktivitas mereka, karena imbalan pahala yang besar di sisi-Nya. Satu perbuatan wajib di bulan ini, sama nilainya dengan 70 pahala amalan wajib di luar bulan suci. Selain itu, dengan modal ketaatan mereka yang tinggi di bulan ini, maka kemenangan demi kemenangan pun bisa mereka rengkuh. Dua faktor inilah yang membuat sejarah Ramadhan umat Islam dipenuhi dengan berbagai peristiwa peperangan dan kemenangan.</span><span id="more-789"></span><span style="color:#008000;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Bahkan tidak sedikit generasi terbaik umat ini meraih </span><em><span style="color:#008000;">Lailatu al-qadar</span></em><span style="color:#008000;">, yang juga malam di mana al-Qur’an diturunkan, ketika mereka sedang melakukan peperangan besar di bulan Ramadhan. Di malam itu, mereka bukan hanya mendapatkan momentum </span><em><span style="color:#008000;">Lailatu al-Qadar, </span></em><span style="color:#008000;">satu malam lebih baik daripada seribu bulan, tetapi juga kemenangan agung yang mengantarkan kemuliaan hidup mereka di dunia dan akhirat.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><strong><span style="color:#008000;">Peristiwa Penting di Bulan Ramadhan</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#008000;"> </span></strong></p>
<p><span style="color:#008000;">Tercatatlah sejumlah peristiwa penting di bulan suci ini:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#008000;">Pengiriman Detasemen Sayyidina Hamzah ra. untuk menghadang kafilah Quraisy yang dipimpin oleh Abu Jahal, di penghujung bulan ke tujuh, yaitu bulan Ramadhan 1 H/623 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Perang Badar Kubra yang terjadi pada tanggal 17 Ramadhan 2 H/14 Maret 624 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Pengiriman Detasemen Zaid bin Haritsah ke Ummi Qarfah pada bulan Ramadhan 6 H/627 M. Pada saat yang sama, juga terjadi pengiriman Detasemen ‘Abdullah bin ‘Utaikh untuk membunuh Salam bin Abi Huqaiq, pada bulan Ramadhan 6 H/627 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Pengiriman Detasemen Ghalib bin ‘Abdullah al-Laitsi ke penduduk Mani’ah, pada bulan Ramadhan 7 H/628 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Pembebasan Kota Makkah, dan jatuhnya kota suci ini ke tangan kaum Muslim tanpa darah, pada bulan Ramadhan 8 H/630 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Pengiriman Detasemen Sa’ad bin al-Asyhali untuk menghancurkan berhala Manat, pada tanggal 24 Ramadhan 8 H/630 M. Juga Detasemen Khalid bin al-Walid untuk menghancurkan berhala Uzza, pada tanggal 25 Ramadhan 8 H/630 M. Juga Detasemen ‘Amru bin al-‘Ash untuk menghancurkan berhala Sawa’, pada bulan dan tahun yang sama.\</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Perang Tabuk yang terjadi pada bulan Ramadhan tahun 9 H/631 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Perang Buwaib, kalum Muslim melawan bangsa Persia, di bawah pimpinan al-Mustni bin Haritsah, pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan 13 H/633 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Dimulainya pengepungan Benteng Babilonia Mesir oleh tentara ‘Amr bin al-‘Ash pada akhir bulan Ramadhan 19 H/640 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Semenanjung Rodesia dikuasai oleh kaum Muslim pada zaman Khalifah Mu’awiyah bin Abi Sufyan, pada Ramadhan 53 H/674 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Penumpasan pasukan </span><em><span style="color:#008000;">Bughat</span></em><span style="color:#008000;"> al-Mukhtar bin ‘Ubaid, pimpinan Sekte Khawarij, dan terbunuhnya sang pemimpin, tanggal 14 Ramadhan 67 H/687 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Pasukan Tharif bin Malik, dari Khilafah ‘Amawiyyah, tiba di pesisir Pantai Spanyol pada bulan Ramadhan 91 H/710 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Kemenangan Thariq bin Ziyad dalam Perang Syuraisy di Andalusia tanggal 28 Ramadhan 92 H/15 Juli 711 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Perang </span><em><span style="color:#008000;">Balath as-Syuhada’</span></em><span style="color:#008000;">, pada zaman Khalifah Hisyam bin ‘Abdul Malik, antara kaum Muslim dengan bangsa Perancis. Disebut </span><em><span style="color:#008000;">Balath as-Syuhada’, </span></em><span style="color:#008000;">karena banyaknya kaum Muslim yang gugur sebagai </span><em><span style="color:#008000;">syuhada’</span></em><span style="color:#008000;">. Tepatnya pada bulan Ramadhan 114 H/732 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Kemenangan Shalahuddin al-Ayyubi terhadap pasukan kaum Salib pada bulan Ramadhan 584 H.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Malik al-‘Adil telah berhasil menghalau kosentrasi pasukan kaum Salib di Kota Shuwar pada bulan Ramadhan tahun 595 H.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Perang Ain Jalut yang terjadi antara kaum Muslim dengan tentara Mongol yang dipimpin oleh Hulaku Khan, tanggal 25 Ramadhan 658 H/September 1260 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Kemenangan kaum Muslim terhadap Rezim Antioch dan keberhasilan mereka menjatuhkannya, di bawah pimpinan Baibaras, pada bulan Ramadhan 666 H.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">atuhnya wilayah Shakhrat Aljazair di tangan Khairuddin, dan dibangunlah Pelabuhan Aljazair pada bulan Ramadhan 936 H/27 Mesi 1529 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Penyatuan wilayah Darfur dengan Mesir pada tanggal 27 Ramadhan 1291 H/11 Nopember 1874 M.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Proklamasi kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Portugis, Belanda, Inggeris dan Jepang tanggal 17 Agustus 1945 M/17 Ramadhan 1367 H.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><strong><span style="color:#008000;">Hukum-hukum Seputar Jihad</span></strong></p>
<p><span style="color:#008000;">Fakta-fakta di atas membuktikan, bahwa sejarah umat Islam adalah sejarah jihad dan kemenangan. Dengannya, mereka meraih kemuliaan di dunia dan akhirat. Karena tujuan jihad bukanlah untuk menjajah, memperbudak bangsa atau umat yang diperangi, tetapi untuk mengilangkan penghalang yang bisa mengantarkan cahaya Islam sampai kepada mereka. Bahwa kemudian mereka memeluk Islam atau tidak, semuanya diserahkan kepada mereka. Tetapi, dengan mereka tunduk di bawah sistem Islam, maka meski mereka tidak memeluk Islam, mereka tetap akan diperlakukan dengan baik, dan akan bisa merasakan keadilan Islam. Itulah misi utama jihad di dalam Islam, yaitu mengemban Islam ke seluruh penjuru dunia, sehingga Islam menjadi satu-satunya pemimpin ideologi umat manusia, baik Muslim maupun non-Muslim.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Karena itu, Islam mengajarkan hukum-hukum dan adab (akhlak) yang penting dalam peperangan, jauh dari sikap brutal apalagi barbar sebagaimana yang dipraktikkan oleh Amerika, Inggeris dan negara-negara Barat yang lainnya. Hukum-hukum dan adab itu antara lain:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#008000;">Sebelum peperangan, pihak yang hendak diperangi pasukan kaum Muslim harus didakwahi, atau diajak untuk memeluk Islam, jika bersedia, maka tidak boleh diperangi; jika tidak bersedia, maka mereka diajak untuk tunduk di bawah negara dan sistem Islam, jika bersedia, maka tidak boleh diperangi. Jika mereka tidak mau menerima dua opsi tersebut, maka mereka harus diperangi. Karena itu, tidak diperbolehkan melakukan peperangan tanpa didahului dengan dakwah.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Dalam peperangan, Islam mengharamkan membunuh non-kombatan, seperti anak-anak, perempuan, orang tua renta, rahib-rahib atau pendeta-pendeta yang berada di gereja, sinagog dan kuil. Mereka semuanya tidak boleh diperangi atau dibunuh.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Islam juga mengharamkan tentara kaum Muslim menghancurkan rumah penduduk, tempat ibadah, jembatan, bandara, pelabuhan, perbekalan air dan fasilitas umum lainnya, kecuali jika semuanya itu bisa melemahkan musuh.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Bagi para kombatan yang ditawan, maka mereka harus diperlakukan dengan baik, antara lain, bisa dibebaskan tanpa tebusan (</span><em><span style="color:#008000;">al-mann</span></em><span style="color:#008000;">), atau dibebaskan dengan tebusan (</span><em><span style="color:#008000;">al-fida’</span></em><span style="color:#008000;">), sebagaimana yang dinyatakan dalam surat Muhammad: 4.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Namun, Islam juga membolehkan dilakukannya </span><em><span style="color:#008000;">mu’amalah bi al-mitsli</span></em><span style="color:#008000;"> (perlakuan yang sepadan), seperti kalau musuh menggunakan senjata pemusnah massal, maka pasukan kaum Muslim pun diperbolehkan menggunakan senjata yang serupa.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Selain itu, Islam juga membolehkan pasukan kaum Muslim untuk berbohong kepada musuh, ketika mereka tertawan.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Islam juga mengharamkan pasukan kaum Muslim untuk melarikan diri dari medan peperangan, dan dinyatakan sebagai dosa besar, sebagaimana yang dinyatakan dalam surat al-Anfal: 15.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#008000;"> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Inilah beberapa hukum dan adab (akhlak) yang penting dalam peperangan yang diajarkan oleh Islam. Peperangan yang beradab dan santun.[]</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onomist.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onomist.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onomist.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onomist.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/onomist.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/onomist.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/onomist.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/onomist.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onomist.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onomist.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onomist.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onomist.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onomist.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onomist.wordpress.com/789/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onomist.wordpress.com&amp;blog=5370355&amp;post=789&amp;subd=onomist&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onomist.wordpress.com/2010/09/02/rosulullah-saw-para-sahabatnya-dan-para-kholifah-berjihad-di-bulan-ramadhan-bagaimana-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e474dd135b34fc389dc94060c651cd26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onomist</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2009/09/ainjalut2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ainjalut2</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
