Onomist’s Blog

November 27, 2008

Kewajiban Ridho Terhadap Qodho

Diarsipkan di bawah: Nasehat — Tag: — onomist @ 1:40 pm

Adapun dalil tentang kewajiban ridha menerima qadha adalah apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ashim dan Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, dan Al-Hakim, ia menshahihkan hadits ini. Adz Dzahabi juga menyetujuinya, dengan lafadz hadits:

«وَأَسْأَلُكَ الرِّضَاءَ بَعْدَ الْقَضَاءِ»

Dan aku meminta kepada-Mu ya Allah bisa ridha setelah menerima qadha. Syara’ telah memuji seorang hamba yang berserah diri terhadap qadha, sebagaimana dijelaskan dalah hadits dari Abi Hurairah: Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda kepadaku:

«أَلاَ أُعَلِّمُكَ قَالَ هَاشِمٌ أَفَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى كَلِمَةٍ مِنْ كَنْزِ الْجَنَّةِ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ يَقُولُ أَسْلَمَ عَبْدِي وَاسْتَسْلَمَ»

Aku akan memberitahumu satu kalimat yang datang dari bawah arasy dan dari gudangnya Syurga, yaitu “ Tiada daya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan (kekuasaan) Allah“. Allah berfirman: Sungguh hambaku telah tunduk dan berserah diri kepada-Ku. (HR. Al-Hakim. Ia berkata: Hadits ini shahih isnadnya, dan tidak tercatat adanya kecacatan, meski tidak ditakhrij oleh Bukhari dan Muslim. Ibnu Hajar berkata: Hadits ini telah ditakhrij oleh Al-Hakim dengan sanad yang kuat) (lagi…)

AKHIRNYA BERAKHIRLAH DRAMA

Diarsipkan di bawah: Politik — Tag: — onomist @ 1:36 pm

بسم الله الرحمن الرحيم

AKHIRNYA BERAKHIRLAH DRAMA

“PENYESATAN DAN AMANDEMEN” PERJANJIAN KEAMANAN;

PEMERINTAH IRAK JUGA MENYETUJUI DRAFT PEMBERIAN MANDAT KEPADA AMERIKA UNTUK MENGUASAI IRAK!

Pemerintah Irak kemarin, hari Ahad, 16 Nopember 2008 telah menyetujui perjanjian keamanan dengan pemerintah Amerika Serikat. Pemerintah Irak juga mengumumkan telah mengajukan persetujuannya atas perjanjian tersebut kepada parlemen Irak. Padahal siapapun tahu, bahwa kekuatan yang berpengaruh di parlemen itu sama saja dengan kekuatan yang menguasai pemerintahan yang telah menyetujui perjanjian tersebut.

Perjanjian ini, berdasarakan apa telah terungkap, meski yang disembunyikan sesungguhnya jauh lebih besar lagi, merupakan sesuatu yang sangat berbahaya. Ambang batas bahayanya sampai mendorong pemerintah Irak yang dibentuk oleh Amerika, sebelum menandatangani perjanjian itu, terdorong membuat penyesatan, dan apa yang diklaim sebagai perdebatan dan amandemen… Tentu, itu merupakan upaya untuk me-make up wajah buruk perjanjian tersebut. Meskipun begitu, tetap saja langkah itu tidak bisa mengubah apapun, atau mengamandemen satu pun perkara mendasar yang ingin diwujudkan oleh Amerika melalui pendudukannya di Irak! (lagi…)

Tahun 2009 Angka Pengangguran Membengkak

Diarsipkan di bawah: Politik — Tag: — onomist @ 12:29 pm

Gangguan terhadap stabilitas kondisi makro dan perlambatan laju ekonomi nasional akan memicu lonjakan angka pengangguran dan kemiskinan.

Berdasar proyeksi Institute for Development Economics and Finance (Indef), tingkat pengangguran dan kemiskinan pada 2009 akan mencapai 9,5% dan 16,3%. Ekonom Indef M Ikhsan Modjo menuturkan, angka tersebut jauh di atas target pemerintah,yaitu tingkat pengangguran dan kemiskinan masingmasing 7–8% dan 12,5%.
(lagi…)

Ilmuwan Buktikan Adanya Cadangan Air Beku di Mars

Diarsipkan di bawah: Konsultasi — Tag: — onomist @ 5:59 am

AFP

Para ilmuwan NASA telah menemukan waduk air beku di bawah tanah di Mars, jauh dari tudung kutubnya.

Penemuan ini merupakan tanda terbaru bahwa kehidupan boleh jadi dapat bertahan di Planet Merah. Radar yang mampu menembus tanah dari Mars Reconnaissance Orbiter mengungkapkan gletser dalam jumlah banyak dengan ketebalan hingga setengah mil terkubur di bawah lapisan karang dan debu. Para ilmuwan menyatakan sebuah gletser besarnya mencapai tiga kali daripada ukuran kawasan Los Angeles. (lagi…)

Empati…

Diarsipkan di bawah: Kata Bijak — Tag: — onomist @ 5:57 am

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan. (lagi…)

Pahlawan Sejati

Diarsipkan di bawah: Konsultasi — onomist @ 4:27 am

Jalan menuju desa itu berupa tanah yang dikeraskan. Kepulan debu berwarna merah menebar di udara ketika kendaraan kami melewati perkebunan hutan eucalyptus, di Kampung Sigoring-goring, di kawasan Padang Lawas, Tapanuli, Sumatera Utara. Hampir dua jam perjalanan dari airport kecil Aek Godang, sebelum akhirnya saya berjumpa dengan Raja Dima Siregar. (lagi…)

KPU yang Serampangan

Diarsipkan di bawah: Politik — Tag: — onomist @ 4:14 am
SEBAGAI penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak semata pekerja administratif, tapi juga sekaligus penegak hukum, khususnya penegakan semua aturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemilu. Amatlah disayangkan, dalam dua aspek penting itu KPU kedodoran bahkan semrawut.
Dalam soal ketaatan pada jadwal tahapan pemilu, KPU sejak awal sudah keteteran. Bahkan sudah babak belur ketika menangani data tentang jumlah pemilih, hal utama dan pertama dalam sebuah proses pemilihan umum. Belum lagi tentang pengadaan dan distribusi logistik yang semakin tidak jelas target dan ukurannya.
Target-target administratif itu molor sebagian memang karena rumit dan besar, tetapi sebagian lagi karena etos kerja KPU sendiri. Lihat saja bagaimana pada suatu ketika kantor KPU di Jakarta kosong karena tidak ada satu anggota pun yang berada di tempat. Sebagian bepergian ke daerah untuk urusan yang tidak ada kaitan dengan tugas KPU, sebagian lagi ramai-ramai ke luar negeri. (lagi…)

Ngaji vs nonton sepakbola

Diarsipkan di bawah: Nasehat — Tag: — onomist @ 2:44 am

Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk dengerin pengajian, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk nonton pertandingan sepakbola. Yap, memang kadang lucu abis, kalo dengerin pengajian mah rata-rata dari kita baru lima menit berlalu aja mata kita udah merem-melek. Ngantuk! Apalagi kalo sampe harus 45 menit, wah jarang-jarang deh yang bisa bertahan dengan penuh semangat dan aktif dengerin dan bertanya kepada narasumber pengajian.  (lagi…)

Blog pada WordPress.com.